DMII-ACT Bekali Kesiapsiagaan Bencana untuk 14 Desa di Satui

Hari pertama para peserta diorientasi dengan pemahaman dasar mengenai relawan dan respons bencana. Sedangkan pada Rabu (4/9), peserta akan diajarkan berbagai teknik penyelamatan dalam keadaan darurat.

DMII-ACT Bekali Kesiapsiagaan Bencana untuk 14 Desa di Satui' photo

ACTNews, TANAH BUMBU - Gedung Rama Futsal di Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan tampak ramai pada Selasa pagi (3/9). Ratusan orang duduk di dalam gedung dengan antusiasme masing-masing. Mereka ingin mengikuti pelatihan relawan siaga bencana yang digelar oleh Disaster Management Institute of Indonesia (DMII)-ACT dan PT Arutmin Indonesia Tambang Satui.  

"Senang bisa ikut kegiatan ini karena bisa menambah wawasan," ucap Mesvia (17)  asal Desa Makmur Mulia. Ia pernah jadi relawan dapur umum saat banjir di Satui beberapa waktu lalu. 

Gusti Surya selaku CDEA Superintendent PT Arutmin Tambang Satui menjelaskan bahwa program pelatihan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan untuk masyarakat. "Saat ini kita sedang berperang dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Bencana yang tak mengenal waktu, maka perlu komitmen siapa saja untuk menanganinya. Semoga dengan pelatihan ini, akan tumbuh personel sampai di tingkat desa yang mampu berkontribusi aktif menangani bencana," ujar Gusti.

Pelatihan siaga bencana ini diapresiasi oleh Bupati Tanah Bumbu Sudian Noor, yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu Ariyanto Rais. "Terima kasih kepada PT Arutmin Satui telah menyelenggarakan pelatihan relawan siaga bencana ini. Suatu kebanggaan bagi kami karena akan melahirkan relawan-relawan yang tanggap bencana khususnya di Kecamatan Satui," ungkap Ariyanto. 

Ariyanto berharap semua yang hadir mampu memaknai pelatihan dengan nantinya melaksanakan sungguh-sungguh ketika berada di lapangan. 


Apresiasi yang sama juga disampaikan Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin. "Kegiatan ini menjadi wujud visi ACT yaitu kolaborasi kedermawanan dan kerelawanan. Semoga melalui pelatihan ini, maslahat yang lebih luas yang bisa kita berikan untuk bangsa kita," ucap Zainal. 

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Camat Muhammad Taufik didampingi Danramil 1004 Aris dan Wakapolsek Satui Wahyana. Sebanyak 100 warga dari 14 Desa di Kecamatan Satui hadir sebagai peserta. Selain itu, hadir pula PMI Tanah Bumbu, GMK, Damkar Satui, Pramuka Kwaran Satui, Pramuka SMPN 5 Sejahtera Mulia, Pemuda Pancasila, dan Puskesmas Satui. 

Pelatihan difasilitasi oleh lembaga profesional Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) dan akan dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama para peserta diorientasi dengan pemahaman dasar mengenai relawan dan respons bencana. Sedangkan pada Rabu (4/9), peserta akan diajarkan berbagai teknik penyelamatan dalam keadaan darurat. []

Bagikan