Doa Malaikat bagi Orang yang Gemar Bersedekah

Setiap pagi ada dua malaikat yang saling bersahutan, yang satu di timur dan satu di barat. Satu malaikat mengatakan ‘‘Ya Allah, berikanlah ganti pada orang yang gemar berinfak.” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah.”

Ilustrasi. ACT dan Komunitas Point Blank Indonesia serahkan bantuan paket pangan (ACTNews/Zahra Atikah)

ACTNews, JAKARTA – Doa dapat mendekatkan jarak antara langit dan bumi. Dalam Kajian Peradaban, Ustaz Ahmad Faris BQ menceritakan kisah-kisah sahabat Rasulullah yang doanya diijabah oleh Allah SWT.

Suatu hari Rasulullah SAW berkata kepada sahabat, kata Ustaz Faris, apabila nanti datang seseorang bernama Uwais Al-Qarni maka mintalah dia agar berdoa dan beristigfar (meminta kepada dia agar memohon ampunan Allah bagi kalian).

Umar bin Khattab adalah khalifah yang percaya dan tahu akan kedudukan doa dalam kehidupan. Maka ketika peristiwa ini terjadi, Umar langsung menemui Uwais.

“Umar bergegas menghadap Uwais Al-Qarni dan meminta doanya. Kata Uwais aku ini orang biasa, tidak ada apa-apanya. Kata Ummar, ‘tidak’. Ummar tahu janji Rasulullah SAW, bahwa doa Uwais diterima oleh Allah SWT. Uwais pun mendoakan agar Umar diberi ampunan oleh Allah SWT. Inilah orang yang mengerti keajaiban doa,” jelas Ustaz Faris, Ahad (28/3/2021).

Bagaimana jika yang mendoakan adalah malaikat? Satu makhluk yang tidak pernah bermaksiat kepada Allah dan selalu mentaati semua perintah-Nya. Lalu kapan malaikat akan mendoakan manusia?

“Sebagaimana hadis Nabi SAW bahwa setiap pagi ada dua malaikat yang saling bersahutan, yang satu di timur dan satu di barat. Satu malaikat mengatakan ‘Ya Allah, berikanlah ganti pada orang yang gemar berinfak.' Malaikat yang lain berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah.' Doa malaikat, sangat mudah dikabulkan Allah SWT.” ujar Ustaz Faris.


Ustaz Ahmad Faris BQ (ACTNews)

Ustaz Faris menjelaskan satu kisah lagi, yakni tentang Abdurrahman bin Auf. Sahabat nabi ini juga disebut sebagai salah satu orang yang sudah dijamin masuk surga. Namun, Abdurrahman bin Auf tetap ingin membuat kebaikan dengan menginfakkan hartanya setiap pagi. 

“‘Apa yang aku lakukan ketika aku menginfakkan 100 setiap pagi, Allah selalu menggantinya dengan 1.000 dirham pada waktu sore’ kata Abdurrahman bin Auf. Allah zat yang Maha Tahu dan Maha Berterima Kasih. Segala kebaikan yang kita lakukan tidak mungkin sia-sia di sisi Allah SWT. Itu lah peradaban yang sesungguhnya, untuk kebaikan diri, keluarga, bangsa dan seluruh umat manusia. Mari kita mulai dari pagi yang penuh empati, bersedekah di jalan Allah,” tutup ustaz Faris.[]