Dua Hari Berkeliling, Food Truck Bagikan Ribuan Porsi Makanan untuk Warga Gaza

Humanity Food Truck berkeliling Gaza. Dari Beit Hanoun di Gaza Utara, Khan Yunis, hingga Kota Gaza, lebih dari dua ribu porsi makanan siap saji dibagikan dari truk berdapur modern tersebut.

humanity food truck
Tim ACT Palestina membagikan hidangan siap saji dari Humanity Food Truck untuk warga Gaza. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Sehari setelah perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-76, Armada Humanity Food Truck dari Aksi Cepat Tanggap kembali memacu pedal gasnya. Selama dua hari, Rabu (18/8/2021) dan Kamis (19/8/2021), truk yang memiliki dapur modern itu berkeliling kota Gaza untuk membagikan ribuan porsi makanan siap saji.

Humanity Food Truck berkeliling di tiga wilayah di Gaza. Di antaranya yaitu Beit Hanoun di Gaza Utara, Khan Yunis, dan Kota Gaza. Makanan yang dibuat oleh para jurus masak berstandar internasional dibagikan langsung oleh para relawan ACT ke rumah-rumah warga.

Said Mukaffiy dari tim Global Humanity Response ACT menerangkan, sejumlah 1.000 porsi makanan kita bagikan di Khan Yunis, 700 porsi di Beit Hanoun, dan di Kota Gaza, 460 porsi. “Semua makanan yang kita distribusikan adalah makanan yang lezat dan bergizi. Sehingga amat penting untuk kesehatan warga Gaza,” ujarnya, Jumat (20/8/2021).

Lebih lanjut, Said menuturkan bahwa para penerima manfaat aksi ini adalah keluarga prasejahtera yang terdampak blokade zionis Israel di Gaza. Banyak dari mereka yang telah kehilangan pekerjaan sejak penjajahan Israel dimulai. Sementara mereka yang memiliki pekerjaan, penghasilannya terlalu kecil untuk menghidupi seluruh anggota keluarganya.

“Terima kasih untuk ACT dan masyarakat Indonesia atas bantuannya. Kami menerima makanan ini. Semoga kalian diberikan kesehatan dan kebaikan kalian dibalas oleh Allah,” ujar salah satu warga Gaza.

Saat ini tengah dipersiapkan dua unit truk berdapur tambahan untuk menunjang kebutuhan pangan di Gaza. Nantinya, dua unit armada ini akan menemani Humanity Food Truck yang sudah terlebih dahulu mengemban misi kemanusiaan di Palestina. Dengan bertambahnya unit, maka jumlah porsi makanan yang tersaji pun akan semakin banyak.[]