Dua Mega Proyek Dermawan Siap Pulihkan Palestina

Lumbung Air Wakaf dan Rumah Wakaf Palestina yang dibangun di Gaza hampir rampung.

Lumbung Air Wakaf yang hampir rampung. (ACTNews)
Bangunan Lumbung Air Wakaf yang hampir rampung. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Dua mega proyek wakaf dari Sahabat Dermawan untuk Palestina, terus dikebut pengerjaannya. Kedua itu adalah Lumbung Air Wakaf dan Rumah Wakaf Palestina. Keduanya merupakan produk wakaf yang diikhtiarkan untuk membantu pemulihan sekaligus menyejahterakan warga Palestina di Gaza.

Pembangunan Lumbung Air Wakaf yang dibangun di tanah seluas 500 meter persegi di timur Jabalia, Gaza Utara, telah mencapai 80 persen. Bangunan dua lantai itu sudah berdiri tegak. Saat ini tim ACT Palestina di Gaza sedang melakukan persiapan pemasangan tangki air dan peralatan produksi lainnya. Diperkirakan, Lumbung Air Wakaf akan rampung pada November mendatang.

Lumbung Air Wakaf akan dilengkapi dengan 10 tangki air dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter. Dua tangki akan digunakan untuk penampungan air dari sumur sumber air, dan delapan tangki lainnya akan digunakan untuk proses desalinasi. Selain itu, terdapat tiga tangki kecil dengan kapasitas 200 liter, yang masing-masing berfungsi sebagai penyaring awal, mensterilkan air dari bakteri, dan menetralkan keasaman dan kebasaan dalam air.

“Jika nanti sudah beroperasi, Lumbung Air Wakaf mampu menghasilkan 100 ribu liter air bersih tiap harinya, air dari sana juga akan dikemas dengan jumlah produksi mencapai seribu botol per hari. Selain itu, Lumbung Air Wakaf menjadi tempat pengisian ulang Humanity Water Tank yang akan berkeliling Gaza untuk membagikan air bersih ke rumah-rumah,” ujar Said Mukaffy dari tim Global Humanity Response ACT, Senin (2/8/2021).

Selain Lumbung Air Wakaf, pembangunan Wakaf Rumah Palestina juga terus dikerjakan. Said menuturkan, proses pembangunan Wakaf Rumah Palestina sudah mencapai 55 persen. Diperkirakan, rumah ini siap untuk menampung warga prasejahtera Palestina pada Februari tahun 2022.

“Wakaf Rumah Palestina berlokasi di Jorn Al Nazalowa, Jabalia, Gaza Utara. Bentuk bangunan terdiri dari beberapa gedung yang tiap gedung memiliki luas 317 meter persegi. Tiap gedung setidaknya memiliki 20 unit flat di dalamnya. Di tiap unit, nantinya akan terdiri dari satu kamar tidur utama, satu kamar anak, satu ruang keluarga, satu kamar mandi, dan dapur serta ruang makan," jelas Said.[]