Dua Sumur Wakaf Redam Krisis Air di Al Nozha, Gaza

Dua Sumur Wakaf hadir di Al Nozha, Gaza Utara. Salah satunya dibangun di samping masjid sehingga membantu para jemaah berwudu.

sumur wakaf palestina
Proses pembangun Sumur Wakaf di wilayah Al Nozha. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Dua Sumur Wakaf dibangun di Gaza pada Desember ini. Bertempat di wilayah Al Nozha yang berada di tengah Kota Jabalia, Gaza Utara. Kedua sumur tersebut merupakan sumur ke-42 dan ke-43 yang dibangun wakif Indonesia untuk warga Palestina.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACTmenjelaskan, Sumur Wakaf di Al Nozha mempu menghasilkan hingga 10 ribu liter air per jam. Air akan disuplai ke tangki air milik warga setelah melewati sistem penyaringan agar layak konsumsi.

“Lingkungan Al Nozha merupakan kawasan yang sangat ramai dan padat penduduk. Mayoritas mereka tinggal di rumah sederhana dan tidak memiliki sumber pendapatan tetap. Serangan Israel ke Gaza, kerap mengenai wilayah ini dan merusak berbagai fasilitas publik, termasuk fasilitas air,” jelas Firdaus, Sabtu (18/12/2021).

Satu dari dua sumur dibangun bersebelah dengan masjid yang tengah direnovasi untuk membantu jemaah berwudhu. “Insyaallah, ini menjadi amal jariyah para wakif. Sumur Wakaf yang mereka bangun terus digunakan oleh umat muslim di Gaza untuk beribadah,” kata Firdaus.

Mei lalu, 400 ribu warga Gaza kehilangan akses ke air bersih. Misil Israel menghancurkan layanan listrik, air, dan memengaruhi tiga pabrik desalinasi utama yang memasok air bersih di Gaza. Sementara itu, rusaknya layanan listrik juga menyebabkan air dari sumur yang ada, tidak bisa dipompa untuk mengalir ke rumah-rumah warga.[]