Dua Warung Wakaf Kembali Diresmikan di Lombok

Dua Warung Wakaf Kembali Diresmikan di Lombok

ACTNews, LOMBOK - Pembangunan perekonomian umat pascagempa yang mengguncang Lombok, terus dilakukan oleh Global Wakaf. Keseriusan itu tampak dari maraknya pembangunan Warung Wakaf yang dilakukan sejak September lalu. Kamis (27/12), dua Warung Wakaf kembali didirikan yang bertempat di Masjid Raudhatul Jannah, Perumahan Pagutan Permai, Kota Mataram dan Pondok Pesantren (Ponpes) Ishlahul Muslimin, Desa Senteluk, Kabupaten Lombok Barat.

Romi dari Tim Global Wakaf Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebutkan, Warung Wakaf di Masjid Raudatul Jannah dan Ponpes Ishlahul Muslimin tersebut adalah Warung Wakaf yang ke 22 dan 23. “Sebelumnya, kita sudah bangun warung-warung wakaf lainnya di Lombok pascagempa. Dan memang lokasi-lokasi pembangunan di masjid dan pesantren-pesantren. Ini sebagai ikhtiar Global Wakaf untuk membangkitkan ekonomi Lombok karena kita tau wakaf ini filantropi kebangkitan umat,” ujarnya.

Warung Wakaf yang dijalankan dengan sistem modern ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan jamaah masjid dan pesantren tetapi juga masyarakat luas. Dengan harga yang terjangkau, Warung Wakaf dapat menjadi alternatif belanja sekaligus berwakaf bagi masyarakat. Tidak hanya itu, kehadiran Warung Wakaf juga sebagai sarana edukasi wakaf kepada masyarakat sehingga wakaf tidak lagi hanya dipandang harus berupa tanah dan dilakukan dalam skala besar.

“Ini sarana yang baik pendidikan wakaf bagi masyarakat, sehingga masyarakat paham, berwakaf bisa melalui hal-hal kecil ini,” lanjut Romi.

Kehadiran dua Warung Wakaf tersebut juga mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Siswandi Suwondo selaku Ketua Koperasi Syariah Masjid Raudhatul Jannah yang menjadi mitra Warung Wakaf mengapresiasi program Warung Wakaf ini. Menurutnya, program ini sangat dibutuhkan tidak hanya untuk memulihkan kondisi Lombok, tetapi juga  ekonomi umat.

“Saya berharap semoga lebih banyak lagi pengurus Takmir Masjid dan Koperasi Syariah di Pulau Lombok yang dapat menjadi mitra Global Wakaf dalam pendirian Warung Wakaf ini. Ini karena program ini bisa menjadi salah satu solusi untuk memulai kebangkitan ekonomi umat,” ucap Siswandi.

Senada dengan itu, Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Ishlahul Muslimin Desa Senteluk Batu Layar Lombok Barat TGH Sanusi juga menyambut baik program Warung Wakaf ini. “Keberadaan Warung Wakaf di masjid-masjid dan pondok pesantren harus diperbanyak agar dapat menjadi penopang kebangkitan ekonomi umat, sehingga mampu bersaing dengan retail-retail modern lainnya yang lebih dahulu merajai pasar di NTB secara umum,” ungkapnya.

Keberadaan Warung Wakaf ini adalah semata-mata untuk mengajak kembali umat islam agar tidak hanya berjamaah dalam ibadah keseharian seperti salat saja. Berjamaah dalam hal ekonomi juga sangat diperlukan karena tanpa kekuatan ekonomi maka posisi umat islam akan sangat lemah. InsyaAllah melalaui Warung Wakaf, harapan tersebut diwujudkan. []