Duka Jalal, Warga Terdampak Gempa Halmahera Selatan

Usai memastikan seluruh anggota keluarganya selamat, duka Jalal belum berhenti. Bahkan, Jalal mengaku sampai menangis ketika mendengar dari sang istri bahwa rumahnya telah runtuh akibat gempa.

Duka Jalal, Warga Terdampak Gempa Halmahera Selatan' photo

ACTNews, HALMAHERA SELATAN - Jelang sore hari, sesaat sebelum azan Magrib berkumandang, guncangan gempa besar berkekuatan 7,2 SR itu masih membuat Jalal trauma. Jalal adalah satu dari ratusan warga Desa Gane Dalam, Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, yang terkena dampak gempa, rumahnya telah rata dengan tanah. 

Jalal bercerita, saat bencana gempa terjadi pada Ahad (14/7), dirinya sedang dalam perjalanan pulang usai bekerja. Kekhawatiran langsung muncul, Jalal memikirkan tentang keselamatan keluarganya. “Saya merasa guncangan sangat keras. Saya langsung teringat istri, anak, dan cucu. Sampai di desa, saya langsung lari ke rumah. Alhamdulillah mereka semua selamat, kita punya jiwa tidak apa-apa,” ungkapnya. 

Namun, usai memastikan seluruh anggota keluarganya selamat, duka Jalal belum berhenti. Jalal bahkan mengaku menangis ketika mendengar dari sang istri bahwa rumahnya telah runtuh akibat gempa. “Saya tak bisa menahan tangis. Saya bilang ke anak dan cucu saya kalau kita punya rumah sudah rata dengan tanah semua,” papar Jalal. 


Tim Disaster Emergency Response (DER) - ACT sendiri tak sengaja bertemu dengan Jalal yang sedang berada di antara reruntuhan rumahnya di Desa Gane Dalam, Jumat (5/7). Bukan perjalanan mudah untuk menjangkau wilayah Gane Dalam, beratnya medan menjadi kendala utama bagi Tim DER - ACT.

“Jalur laut merupakan satu-satunya akses yang bisa digunakan, meski harga sewa perahu sendiri luar biasa mahal. Apalagi untuk membawa barang bantuan dalam jumlah banyak. Cuaca juga tidak menentu, arus ombak besar dan tinggi,” kata Daryadi dari Tim DER - ACT.

Tim mengawali perjalanan dari Pelabuhan Babang, pelabuhan terdekat dari lokasi Posko Kemanusiaan ACT di Pulau Bacan. Tiga jam jalur laut ditempuh hingga merapat di pesisir Gane Dalam. Kemudian, kata Daryadi, tim melanjutkan perjalanan darat  untuk menjangkau pemukiman warga yang terdampak gempa.