Edukasi Mitigasi Bencana, ACT bersama MRI Madiun Gandeng SMK 1 Kebonsari

Kurang lebih empat puluh siswa dan para guru SMK 1 Kebonsari mengikuti kegiatan Humanity Day kali ini. Diharapkan lewat edukasi mitigasi bencana, mereka dapat memiliki kesiapan ketika suatu saat terjadi bencana.

mitigasi bencana
Salah satu edukasi yang diberikan yakni mengenai penanganan kebakaran. (ACTNews)

ACTNews, MADIUN – Mengantisipasi kesiapan dalam menghadapi bencana, Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Madiun mengadakan edukasi mitigasi bencana lewat Humanity Day. Dalam kegiatan kali ini, tim menggandeng SMK 1 Kebonsari untuk mengenalkan mitigasi bencana yang bisa dilakukan secara mandiri pada Selasa (8/3/2022).

“Mitigasi bencana adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki khususnya untuk anak-anak SMA mengingat mereka juga punya tanggung jawab untuk menjaga lingkungan sekitarnya baik rumah maupun sekolah jika terjadi hal-hal yang tindak diinginkan,” ungkap Avifuddin dari Tim Tanggap Darurat ACT Madiun.

Salah satu melalui mitigasi yang diberikan yakni mengenai kebakaran. Suasana kian ramai ketika tim menyalakan api di lapangan sekolah sebagai simulasi, dan dilakukan aksi pemadaman oleh tim MRI baik menggunakan karung basah maupun Alat Pemadaman Api Ringan (APAR).


Setiap siswa juga ikut berpartisipasi untuk merasakan langsung bagaimana melakukan pemadaman kebakaran menggunakan karung basah dan APAR. Mitigasi ini diikuti oleh kurang lebih 40 siswa dan para guru yang ingin belajar bagaimana untuk melakukan mitigasi bencana mandiri.

“Acara pagi ini sangat bermanfaat, khususnya untuk para siswa sebaga wawasan. Karena kebakaran adalah salah satu bencana yang sering terjadi di masyarakat juga. Semoga dengan ini kita bisa lebih siap menghadapi ke depan,” ungkap Richo Adji selaku Ketua OSIS SMK 1 Kebonsari.

Tim ACT dan MRI Madiun juga turut mengajak seluruh sekolah, komunitas, hingga instansi untuk mengikuti mitigasi bencana sebagai bekal untuk menghadapi bencana yang terjadi kapanpun dan di manapun. []