Edukasi Wakaf Melalui Warung Wakaf Peradaban Islam

Edukasi Wakaf Melalui Warung Wakaf Peradaban Islam

Edukasi Wakaf Melalui Warung Wakaf Peradaban Islam' photo

ACTNews, BANTEN - Berbelanja sambil berwakaf, itulah keunikan yang dimiliki oleh program Warung Wakaf dari Global Wakaf. Tidak hanya memiliki misi untuk menjadikan wakaf produktif sebagai instrumen kebangkitan umat, Warung Wakaf juga berupaya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berwakaf mulai dari hal yang paling kecil. Hal inilah yang dilakukan oleh Warung Wakaf Peradaban Islam yang berlokasi di lingkungan sekolah Yayasan Peradaban Islam, Jalan Raya Sepang, Kota Serang, Banten.

Edukasi wakaf melalui Warung Wakaf ini sangat dirasakan oleh pihak Sekolah Dasar Peradaban Islam, salah satunya dirasakan oleh  Salim, Kepala Sekolah SD Peradaban Islam. “Saya dulunya hanya mengetahui wakaf itu berupa bangunan atau masjid dan tanah saja, namun semenjak mengetahui adanya Warung Wakaf ini jadi tahu bahwa wakaf bisa dari mana saja,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Salim, edukasi wakaf sangat penting diberikan kepada siswa-siswa Peradaban Islam, dengan begitu mereka menjadi paham akan pentingnya wakaf sejak dini. “Berbelanja di sini juga sudah sambil beramal. Selain itu juga bisa memberikan edukasi atau pembelajaran kepada murid-murid Peradaban Islam tentang wakaf, mereka jadi tahu juga dengan jajan di Warung Wakaf, mereka punya pahala tersendiri,” lanjutnya.

Dengan sebagian besar keuntungan dari Warung Wakaf diberikan kepada mitra, Salim yakin Warung Wakaf dapat meningkatkan perekonomian masyarakat terutama umat Islam, termasuk di dalamnya Yayasan Peradaban Islam. Adapun sebagian keuntungan lainnya akan dikelola oleh Global Wakaf untuk mendirikan Warung Wakaf di tempat lainnya.

“Harapannya masyarakat semakin bisa antusias dengan berbelanja di Warung Wakaf karena hasilnya akan berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat juga. Semoga Warung Wakaf bisa berkembang di daerah lainnya selain di Jabodetabek seperti di Serang dan sekitarnya agar masyarakat luar Jabodetabek juga mengetahui Warung Wakaf ini sehingga mengetahui akan wakaf menurut jaman rasul yang sesungguhnya,” ujar Salim.

Berdirinya Warung Wakaf Peradaban Islam yang diresmikan pada Kamis (14/2) lalu, tak lepas dari ketertarikan Wibowo selaku Ketua Yayasan Peradaban Islam dengan konsep Warung Wakaf. Menurutnya konsep Warung Wakaf sangat unik.

“Saya dikenalkan dengan konsep Warung Wakaf ini oleh salah seorang dari Global Wakaf. Saya langsung tertarik karena konsep Warung Wakaf ini dapat meningkatkan kualitas amal dengan berbelanja sambil berwakaf di sini. Kita juga sampaikan ke guru-guru untuk memberikan edukasi wakaf kepada murid-murid agar lebih paham wakaf sejak dini. Ini kita juga kasih tau ke masyarakat sekitar dan wali murid,” ujarnya.

Wibowo menuturkan, keuntungan yang diperoleh sebagian besar akan digunakan untuk memberikan beasiswa berprestasi kepada anak-anak SD Peradaban Islam yang memilki permasalahan ekonomi. Kegiatan memberikan beasiswa sendiri adalah kegiatan sosial rutin yang dilakukan oleh pihak Peradaban Islam dalam membantu anak-anak berprestasi tapi susah ekonomi.

“Sekolah Peradaban Islam ini berdiri sejak 2004 lalu. Saat ini sudah ada Tk, SD, SMP hingga SMA. Di sekolah ini kita ke depankan nilai-nilai Islam. Kita juga ada beasiswa untuk anak-anak berprestasi yang perekonomiannya kurang atau tidak mampu, dan program tahunan kepada masyarakat seperti memberikan santunan kepada masyarakat sekitar sekolah peradaban islam terutama kepada masyarakat golongan kebawah,”

Wibowo berharap dengan Warung Wakaf ini, kebangkitan perekonomian Islam dapat diwujudkan. “Semoga Warung Wakaf ini dapat berkembang ke daerah lainnya dan perekonomian Islam semakin maju serta bisa mengalahkan perekonomian dari luar,” pungkasnya. []

Tag

Belum ada tag sama sekali

Bagikan

Terpopuler