Empat Hari Berjalan, Operasi Pangan Gratis Dirasakan 46 Ribu Jiwa

Empat hari beroperasi, program Operasi Pangan Gratis (OPG) untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 telah dirasakan oleh 46.275 jiwa. Jumlah penerima dan stok pangan yang akan dibagikan juga akan terus ditambah, mengingat pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat belum berakhir.

operasi pangan gratis
Beras untuk program Operasi Makan Gratis diserahkan ke PP Muhammadiyah di Jakarta untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat. (ACTNews/Rifqa Athifah)

ACTNews, JAKARTA SELATAN – Sejak diluncurkan pada Kamis (8/7/2021) lalu hingga Ahad (11/7/2021), Operasi Pangan Gratis (OPG) ACT untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 telah dirasakan oleh puluhan ribu jiwa. Total beras yang telah terdistribusi mencapai 29.769 kilogram atau 29,7 ton. 

Sri Eddy Kuncoro dari tim program Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengatakan pandemi Covid-19 masih berlangsung dan kebijakan PPKM Darurat juga diperluas. Hal Ini membuat kondisi kesulitan pangan masyarakat yang terdampak pandemi masih akan berlanjut. Untuk itu, ACT akan meluaskan dan menambah jumlah pangan yang akan didistribusikan. 

“Empat hari pertama, program OPG telah dirasakan manfaatnya oleh 46.275 jiwa. Total pangan yang didistribusikan mencapai 29,7 ton beras dan 425 karton air minum wakaf. Ke depan jumlahnya bertambah dan diperluas jangkauan penerimanya, karena dampak pandemi dirasakan di banyak wilayah di Indonesia,” kata Eddy, Senin (12/7/2021). 

Progres Gerakan Sedekah Pangan Nasional (GSPN) dan Humanity Care Line (HCL)

Selain Operasi Pangan Gratis, selama pandemi Covid-19 melanda tanah air, ACT juga telah berkontribusi memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak Covid-19. Dua aksi yang telah lebih dulu dimasifkan adalah GSPN dan HCL. Keduanya merupakan aksi yang bergerak di bidang pangan. 

“GSPN untuk mengajak masyarakat berbagi dan menolong warga melalui sedekah pangan. Sedangkan HCL diadakan untuk warga yang memerlukan pangan dengan cara menelepon. Dua aksi ini sudah masif dan masih ada hingga saat ini,” jelas Eddy. 

Untuk GSPN, selama periode 23 Februari hingga 11 Juli 2021 telah diimplementasikan di 6.242 titik. Total beras yang didistribusikan mencapai 394.019 kilogram atau 394 ton, AMW gelas 33.451 karton, dan AMW Botol sebanyak 16.240 karton. 

Total penerima manfaat mencapai 118.204 KK atau 1.077.791 Jiwa. Implementasi GSPN melibatkan 21.645 relawan, 96 kantor cabang ACT di 17 provinsi, 80 kota atau kabupaten, 579 kecamatan, atau 990 desa atau kelurahan. 

Sedangkan HCL selama periode 11 Januari sampai 11 Juli 2021 total beras terdistribusi sebanyak 472.962 kilogram. Jumlah tersebut diterima oleh 157.654 KK atau 788.270 jiwa dan melibatkan 152 relawan. Jangkauan distribusi HCL yakni di 3 provinsi, 8 kota atau kabupaten, 183 kecamatan, dan 1.327 desa atau kelurahan. []