Eskalasi Konflik, Warga Suriah Kembali Berduyun-duyun Mengungsi

Warga Idlib berbondong-bondong kembali mengungsi ke wilayah Idlib Utara setelah eskalasi konflik kembali meningkat pekan ini.

Eskalasi Konflik, Warga Suriah Kembali Berduyun-duyun Mengungsi' photo
Sejumlah kendaraan bermuatan mengantre dan memenuhi jalan menuju Idlib Utara. Gambar diambil oleh mitra Aksi Cepat Tanggap di Suriah Senin (27/1). Puluhan ribu warga Idlib kembali berduyun-duyun mengungsi setelah konflik meningkat pekan ini. (ACTNews)

ACTNews, IDLIB – Ribuan warga Idlib kembali mengungsi ke wilayah utara Idlib usai meningkatnya intensitas serangan udara dan eskalasi konflik di Provinsi Idlib hingga ke pusat kota Idlib, Senin (27/1).

Organisasi kemanusiaan Suriah White Helmets mengatakan, melalui akun twitter mereka, "dengan sedikit harta dan rasa kehilangan yang luar biasa, warga Suriah eksodus besar-besaran dari pedesaan Idlib".

Warga mencari tempat aman dari serangan pesawat tempur. “Mereka menuju ke masa depan yang tidak diketahui,” tulis White Helmets. Para pengungsi itu juga disebut meninggalkan rumah, ingatan, dan hidup mereka.

Middle East Monitor melaporkan, sejak Desember 2019, total 358.000 warga Suriah sudah meninggalkan rumah mereka di Idlib. PBB menyebut, kebanyakan para pengungsi itu adalah perempuan dan anak-anak.

Badan PBB untuk Pengungsi mencatat, per 9 Januari 2020, lebih dari lima juta pengungsi Suriah terdaftar. Sebanyak 286,234 pengungsi terdaftar di kamp pengungsian internal Suriah. Eksodus Senin lalu pun memengaruhi jumlah pengungsi.[]


Bagikan