Etnis Rohingya Kembali Dievakuasi dari Laut Aceh

Sekitar 120 etnis Rohingnya dengan perahu kembali dievakuasi di Aceh, Jumat (31/12/2021) dini hari. Mereka tiba dalam kondisi sakit dan kelaparan.

rohingya terdampar di aceh
Kapal Rohingya yang dievakuasi TNI AL di Aceh Jumat (30/12/2021) dini hari. (ACTNews/Amanda Jufrian)

ACTNews, ACEH UTARA – TNI Angkatan Laut mengevakuasi perahu kayu yang membawa 120 etnis Rohingya di Pelabuhan Krueng Geuueh, Lhokseumawe, Jumat (31/12/21) dini hari. Muhammad Alfian dari tim ACT Lhokseumawe menjelaskan, proses penyelamatan berlangsung dramatis. Orang-orang Rohingya yang sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan, dievakuasi di bawah guyuran hujan.

"Saat ini mereka telah dipindahkan ke balai milik pemerintah untuk menjalani karantina. Dari 120 jiwa, 51 adalah anak-anak di bawah umur, 9 orang laki-laki dewasa dan sisanya perempuan dewasa. Berdasarkan informasi yang kami terima, mereka akan dikarantina selama 10 hari," lapor Alfian, Jumat (31/12/2021).

Kehadiran perahu yang membawa orang-orang Rohingya pertama kali diketahui para nelayan Aceh yang tengah melaut. Alfian menjelaskan, orang-orang Rohingya dalam kondisi berdesakkan karena perahu terlalu sempit untuk menampung 120 orang. Anak-anak yang kelaparan dan sangat lemas. Bahkan, ada yang dilaporkan meninggal dunia saat terkatung-katung di laut,.

Alfian melanjutkan, saat ini tim ACT Lhokseumawe tengah mengupayakan bantuan darurat untuk mereka. "Kondisi orang-orang Rohingya sangat lusuh dan kotor saat dievakuasi. Balai tempat karantina juga kekurangan kasur dan alat kebersihan. Sebab itu, ACT Lhokseumawe berinisiatif mendukung bantuan awal berupa alat kebersihan dan alas tidur,” kata Alfian.[]