Evakuasi Longsor Menembus Pelosok Gowa

Evakuasi Longsor Menembus Pelosok Gowa

ACTNews, GOWA - Banjir besar yang menghantam Sulawesi Selatan sejak Selasa (22/1) lalu berangsur surut. Walau masih terdapat beberapa titik yang tergenang banjir, sebagian warga sudah memilih kembali ke rumahnya masing-masing. Mereka bergegas untuk membersihkan harta benda yang rusak atau kotor pascabanjir besar dari bendungan Bili-bili itu.

Tapi tidak hanya tentang bencana banjir, intensitas hujan yang tinggi di Sulsel membuat beberapa kabupaten dan kota di Sulsel juga dilanda bencana tanah longsor. Wilayah terparah yang ditimpa longsor ada di Desa Pattallikang di Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa. Dilaporkan satu dusun di sana, tepatnya Dusun Pattiro terkubur bukit yang ada di belakangnya.

Dari laporan Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap (ACT) Miswar Arifin, wilayah itu merupakan daerah pelosok yang jarak tempuhnya cukup jauh dari Kota Gowa. Waktu tempuh sekitar satu jam dari Kota Gowa. “Ini lokasinya di Sapaya, pelosok,” ungkapnya, Jumat (25/1).

Jika ditempuh dari Makassar, tambah Miswar, jarak ke lokasi terparah longsor itu lebih kurang 52 kilometer. Akses yang sulit akibat adanya jembatan putus membuat perjalanan hanya dapat dilalui dengan motor trail atau berjalan kaki. “Kalau dari Makassar ke jembatan putus itu sekitar 42 kilometer, lalu masih ada sekitar 2 kilometer lagi untuk sampai ke titik pertama longsor, totalnya 13 titik longsoran,” tambahnya.

Diperkirakan 23 orang menjadi korban tertimbun longsoran tanah itu. Dari total tersebut, 8 orang di antaranya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sedangkan 15 lainnya masih dalam pencarian. Kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, 14 rumah dan 4 mobil tertimbun.

Hingga hari ini, Jumat (25/1) pencarian terus dilakukan Tim Emergency Response ACT bersama Tim SAR gabungan. Evakuasi sudah dimulai sejak pagi sampai petang. Fokus upaya evakuasi adalah pencarian korban meninggal dunia yang tertimbun tanah longsor.  []

sumber foto: Kompas.id

Tag

Belum ada tag sama sekali