Forum Wakaf Produktif: "One Give for Many Generations"

Forum Wakaf Produktif: "One Give for Many Generations"

GlobalWakaf, JAKARTA - Praktik wakaf produktif telah berkembang pesat dan bahkan maju di beberapa negara berpenduduk mayoritas Muslim seperti Arab Saudi, Mesir, Bahrain, Sudan, dan Malaysia. Namun demikian, tidak halnya dengan Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Hal ini dikarenakan pengelolaan aset wakaf produktif di Indonesia belum begitu optimal.
 
Seperti yang dilaporkan oleh Salamudin Daeng, pengamat dan peneliti ekonomi dari The Institute For Global Justice (IGJ), jumlah total luas tanah wakaf di Indonesia mencapai sekitar 4,5 milyar hektar. Namun sayangnya, banyak dari aset wakaf tersebut masih statis atau tidak bisa dikelola untuk menghasilkan sesuatu yang produktif. 

“Padahal, potensi aset wakaf yang umumnya berupa lahan itu sangat besar, apalagi jika letaknya di kota-kota strategis. Jika diproduktifkan, manfaatnya akan luas sekali,” ungkap Slamet Riyanto selaku Ketua BWI. Ditambah lagi, pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai konsep dan manfaat wakaf produktif yang luas, masih minim.
 
Berangkat dari masalah inilah, Global Wakaf Foundation bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) serta beberapa lembaga pengelola wakaf (nazhir) di Indonesia, menggagas Forum Wakaf Produktif sekaligus Pencanangan Hari Wakaf Produktif. Didukung oleh Bank BNI Syariah, Peluncuran awal Forum Wakaf Produktif yang bertajuk “One Give for Many Generations” diselenggarakan di bilangan Menteng, Jakarta, pada Rabu (7/11). 
 
Forum Wakaf Produktif mengajak seluruh lembaga wakaf di Indonesia dan berbagai pemangku kepentingan terkait seperti otoritas keuangan dan perbankan syariah untuk sosialisasi bersama dan saling berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas serta kapabilitas pengelolaan wakaf produktif. 
 
“Wakaf berkaitan erat dengan sektor ekonomi produktif. Oleh karena itu, BWI dan lembaga pengelola wakaf berupaya mengikutsertakan otoritas keuangan terkait, seperti OJK, BI, dan perbankan syariah untuk mengembangkan wakaf produktif di Indonesia,” papar Slamet Riyanto selaku Ketua BWI.
 
 
Membentang Manfaat Wakaf Produktif
 
One Give for Many Generations merupakan semangat yang ingin ditularkan oleh Forum Wakaf Produktif. Saat satu individu berwakaf, maka manfaat dari wakaf tersebut akan terus mengalir hingga ke generasi-generasi selanjutnya. 
 
Tentu masih diingat bagaimana Umar bin Khatab RA mewakafkan sebidang lahan yang di milikinya di kota Khaibar. Atas nasihat Nabi Muhammad SAW, tanah wakaf tersebut berhasil dikelola secara produktif hingga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat di sana hingga hari ini.
Wakaf produktif tidak terbatas hanya pada lahan; begitu banyak ragam wakaf yang dapat ditunaikan. Ada wakaf uang atau wakaf tunai yang dapat dimanfaatkan untuk perkembangan ekonomi produktif yang mampu memberdayakan masyarakat secara luas. Sementara itu, kini banyak pula lembaga pengelola wakaf yang 

“Kami, Global Wakaf Foundation, telah mengelola wakaf uang sejak 2014. Dana wakaf yang terkumpul kami kelola menjadi produk-produk wakaf produktif seperti wakaf pangan, wakaf pendidikan, dan wakaf kesehatan. Alhamdulillah, kini sebanyak 22 ribu masyarakat telah menerima manfaat dari wakaf tersebut,” ungkap hafit T. Mas’ud, perwakilan dari Global Wakaf Foundation.
 
Hafit menambahkan, pihaknya serta beberapa anggota Forum Wakaf Produktif akan terus aktif mensosialisasikan wakaf produktif kepada masyarakat. OJK misalnya, institusi tersebut memiliki event seperti Keuangan Syariah Fair, iB Vaganza, dan Training of Trainers yang bisa dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat soal wakaf uang maupun wakaf produktif. Ditambah lagi dengan BNI Syariah yang akan mengkampanyekan Gerakan Wakaf Produktif.
 
“Tujuan kami hanya satu, membentang benefit wakaf produktif secara luas dan merata di Indonesia yang bisa dimanfaatkan hingga generasi-generasi selanjutnya," pungkasnya. []

Penulis: Dyah Sulistiowati
 

Tag

Belum ada tag sama sekali