Gaji Pas-Pasan, Bujaremi Menginap di Sekolah untuk Menghemat

Gaji yang diterima per bulan tak cukup untuk menutup ongkos transportasi pulang-pergi, Bujaremi, guru di Kabupaten Bogor memilih berhemat dengan tidur di sekolah dan makan seadanya.

bantuan guru honorer
Suasana kelas saat Bujaremi, guru Pendidikan Agama Islam di sekolah menengah pertama berbasis Islam di Kabupaten Bogor, mengajar. (ACTNews)

ACTNews, BOGOR – Penghasilan sebagai guru honorer membuat Bujaremi harus menghemat. Guru Pendidikan Agama Islam di sekolah menengah pertama berbasis Islam di Kampung Cijambe, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, itu menginap di sekolah agar tidak mengeluarkan ongkos perjalanan. 

Bujaremi mendapat gaji Rp300 ribu per bulan dan pembayarannya dirapel empat bulan sekali. Sementaram jika pulang-pergi, sekali mengajar, Bujaremi harus mengeluarkan ongkos sebesar Rp15 ribu. Ia mengaku, gaji yang diterima tidak cukup untuk menutup biaya tersebut. Bujaremi akhirnya meminta izin menginap di sekolah dan pulang seminggu sekali pada Sabtu. 

“Alhamdulillah pihak yayasan mengizinkan saya menginap di sekolah. Saya pulang sepekan sekali,” kata Bujaremi, Rabu (4/8/2021).

Meski gaji yang diterima masih tergolong minim, Bujaremi hanya berharap ridha Allah SWT dan materi yang diterima patut disyukuri. “Harapan saya cuma satu, ingin mengharapkan ridha Allah. Kalau masalah harta, seperti itu adanya saya syukuri saja. Memang tidak munafik juga, terkadang kalau kita tidak punya doktrin agama, tentu timbulnya putus asa dan akibatnya buruk,” ujarnya. 

Kepala sekolah tempat Bujaremi mengajar, Wardi, membenarkan jika dirinya mengizinkan Bujaremi tinggal di sekolah. Keputusan itu untuk mendukung perjuangan Bujaremi.

“Bapak Bujaremi memang tinggal di sini, pulang kerumah setiap hari Sabtu. Jarak dari sekolah ke rumah juga jauh. Jadi, gaji beliau digunakan untuk menafkahi istri dan empat orang anaknya di rumah,” ujar Wardi. 

Untuk mendukung ikhtiar Bujaremi, Global Zakat-ACT memberikan bantuan biaya hidup guru honorer pada Rabu (4/8/2021). Bujaremi termasuk satu dari ribuan guru honorer yang telah menerima bantuan dari zakat dermawan melalui Global Zakat-ACT.[]