Gandeng Pemkot, ACT DIY Kirim 17 Truk Tangki Air ke Gunungkidul

Sampai dengan Kamis (22/8), ACT DIY sudah ada 500 truk tangki yang kita kirimkan untuk memasok kesediaan air di Gunungkidul

Gandeng Pemkot, ACT DIY Kirim 17 Truk Tangki Air ke Gunungkidul' photo

ACTNews, GUNUNG KIDUL – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali memberangkatkan belasan truk tangki untuk membantu mengatasi dampak kekeringan yang melanda DIY, Kamis (22/8).

Kepala Cabang ACT DIY Bagus Suryanto mengungkapkan, ini merupakan bantuan air yang terus ACT DIY lakukan untuk mengatasi masalah air bersih di DIY, terutama wilayah Gunungkidul.

"Sampai dengan hari ini (22/8), sudah ada 500 truk tangki yang kita kirimkan untuk memasok kesediaan air di Gunungkidul. Ada beberapa wilayah yang terdampak kekeringan di sana," kata Bagus di sela pelepasan 17 truk tangki air untuk didistribusikan ke wilayah kekeringan, di Balai Kota Yogyakarta.

Belasan truk tangki tersebut menyasar 14 Kecamatan Gunungkidul yang dilanda kekeringan. Sejumlah wilayah di Gunung Kidul pun sampai pada level kesulitan mendapatkan air bersih.


"Penyaluran droping air bersih ini rencananya sampai dengan bulan Oktober. Oleh karena itu ACT khususnya cabang DIY membantu penyediaan air bersih selama musim kemarau, dan program distribusi ini akan terus berlanjut sampai musim kemarau usai," tambahnya.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG DIY Reni Kraningtyas menyampaikan, dampak kekeringan di wilayah DIY memang lebih parah dibanding tahun lalu. Musim kemarau sendiri diperkirakan berlangsung sampai dengan bulan Oktober mendatang.

Penistribusian air bersih ini merupakan hasil kerja sama dengan Universitas Islam Indonesia (UII). Rektor UII Fathul Wahid menyampaikan UII bersama ACT sudah cukup lama bekerja sama di berbagai aktivitas kemanusiaan, antara lain penanganan bencana di Lombok, Palu, Sigi, Donggala,  Lampung, dan Banten, bahkan saat krisis kemanusiaan menimpa Uighur.

“Mudah-mudahan kerja sama yang baik ini terus berlanjut. Kami senang ketika semakin banyak kawan-kawan yang bergabung. Energi positif kita kumpulkan, minimal bisa meringankan beban jangka pendek, lebih-lebih bisa memberi solusi jangka panjang” ungkap Fathul Wahid.  

Perjalanan kolaborasi UII dengan ACT sudah cukup lama terjalin. Hampir setiap ada bencana UII selalu hadir bergandengan dengan ACT untuk mengirimkan bantuan terbaik berupa logistik maupun tenaga relawan. Dalam membantu krisis air bersih Gunung Kidul, UII sudah menyalurkan sebanyak 130 tangki air bersih.  

Staf Ahli Perekonomian Pemkot Yogyakarta, Septi Sri Rejeki, turut mengapresiasi langkah ACT yang telah memberikan bantuan air bersih untuk warga Kabupaten Gunung Kidul sebanyak 17 truk tangki.

“Kekeringan tahun ini merupakan kekeringan tanggap darurat yang harus segera dicari solusinya. Semoga diberkahi oleh Allah SWT. Kami berterima kasih kepada ACT dan UII, bantuan ini sangat bermanfaat, berkah bagi saudara-saudara kita, khususnya Kabupaten Gunung Kidul,” ujar Septi.

Acara pelepasan belasan truk tangki di tutup dengan doa dan diresmikan dengan mengangkat bendera yang kemudian dilanjutkan dengan distribusi air bersih di wilayah-wilayah kekeringan di Gunung Kidul. 

Selain di Yogyakarta, pendistribusian air bersih juga dilakukan di seluruh cabang ACT di Indonesia. Sekitar 2,1 juta liter per hari ditargetkan terdistribusi untuk 500.000 jiwa. []

Bagikan