Gaza Minim Lapangan Pekerjaan, Ramy Alglaeeny Berharap Bantuan Dermawan

Kondisi hidup semakin penuh tantangan saat salah seorang anaknya menderita tibial hemimelia, yakni kondisi kaki tumbuh tidak normal sehingga kaki lebih pendek. Fasilitas kesehatan yang ada belum bisa memberikan perawatan maksimal dan obat-obat yang dibutuhkan.

Ramy Alglaeeny bersama keluarganya. (ACTNews)
Ramy Alglaeeny bersama keluarganya. (ACTNews)

ACTNews, GAZA – Hidup di tengah konflik yang tidak berkesudahan, membuat warga Gaza tidak mampu mengupayakan banyak hal dalam hidup. Saat ini ekonomi di Gaza terpuruk, akses pendidikan terbatas, bahkan hal pokok seperti air dan makanan tidak mampu diupayakan oleh sebagian warga.

Ramy Alglaeeny menjadi salah satu keluarga yang hidup serba kekurangan di Gaza. Ia termasuk dalam 1,5 juta warga miskin di Palestina dengan kondisi finansial yang tidak stabil. Tanggungan istri dan dua anak, Sara (10) dan Dea (8) adalah penyemangat Ramy untuk bekerja lebih giat, namun di Gaza tidak tersedia banyak pekerjaan yang bisa digeluti.

Kondisi hidup semakin penuh tantangan saat salah seorang anaknya menderita tibial hemimelia, yakni kondisi kaki tumbuh tidak normal sehingga kaki lebih pendek. Fasilitas kesehatan yang ada belum bisa memberikan perawatan maksimal dan obat-obat yang dibutuhkan.

Ramy membutuhkan bantuan dari dermawan untuk bisa mengupayakan hidup yang layak bagi keluarganya. Di  Ramadan ini, kebutuhan keluarga Ramy juga meliputi kebutuhan sahur dan berbuka. 

Aksi Cepat Tanggap melalui program Sister Family Palestine-Indonesia berusaha membantu keluarga Ramy melalui kebaikan hati donatur di Indonesia. Para dermawan bisa berbagi dengan keluarga Ramy melalui program tersebut.

Sister Family Palestine-Indonesia menjadi jembatan untuk membantu sebanyak mungkin keluarga yang sedang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, program ini diharapkan bisa merekatkan persaudaraan keluarga Indonesia dan keluarga Palestina.

“Ramy hanyalah satu dari sekian banyak keluarga di Gaza yang butuh uluran tangan. Untuk itu, semakin banyak dermawan yang tergerak hatinya untuk berdonasi, semakin banyak keluarga Gaza yang bisa terbantu. Kita tidak henti-hentinya mengajak untuk berdonasi dan peduli dengan kondisi keluarga-keluarga di Gaza,” ujar SaidMukaffiy dari Global Humanity Response ACT.[]