Gelar Apel Siaga Bencana, Hiswana Migas Serahkan Tenda Darurat Melalui ACT

Besarnya potensi bencana di DI Yogyakarta mengantarkan Hiswana Migas berkolaborasi dengan ACT. Di awal April, tenda berukuran besar diserahkan untuk penanganan bencana.

Serah terima bantuan tenda dari Hiswana Migas DIY kepada ACT, Selasa (6/4/2021). Kegiatan ini juga berlangsung bersamaan dengan apel siaga bencana. (ACTNews)

ACTNews, YOGYAKARTA Dalam sepekan terkakhir, masyarakat dikejutkan dengan kabar bencana yang melanda Bima, serta banjir bandang disertai longsor juga Nusa Tenggara Timur. Bencana ini tak hanya merusak lingkugan, permukiman, serta fasilitas umum saja. Akan tetapi, memaksa ribuan jiwa mengungsi serta banyak juga yang harus kehilangan nyawa.

Selain di wilayah timur Indonesia, potensi bencana juga besar di Jawa. Salah satunya Yogyakarta. Beberapa hari terkahir hujan deras disertai angin kencang acap melanda. Dampaknya, pohon banyak tumbang menimpa rumah dan menghalangi jalan. Kemungkinan terjadinya banjir juga begitu besar.

Mengingat besarnya potensi bencana, Aksi Cepat Tanggap bersama Hiswana Migas DPC DI Yogyakarta menggelar apel siaga bencana, Selasa (6/4/2021). Kegiatan yang digelar di Jogja Fish Market ini sekaligus penyerahan bantuan tenda darurat dan dihadiri oleh relawan kebencanaan Masyarakat Relawan Indonesia.

Ketua Hiswana Migas DIY Arianto Sukoco berharap, tenda yang disalurkan melalui ACT membawa manfaat besar. Tenda berukuran besar tersebut bisa digunakan untuk berbagai keperluan, mulai lokasi istirahat relawan, dapur umum, hingga tempat mengungsi warga di wilayah bencana.

“Bantuan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan Hiswana Migas. Semoga bisa mendukung pendanggulangan bencana,” harap Arianto.

Sementara itu, Kepala Cabang ACT DI Yogyakarta Zainul Muttaqin mengatakan, setiap bencana yang terjadi, relawan MRI selalu bersiaga membantu masyarakat. Giat pencarian dan pertolongan korban sudah menjadi agenda utama tiap kali bencana terjadi. Di DI Yogyakarta, relawan MRI sudah terlibat banyak aksi kemanusiaan, mulai dari bencana banjir, kecelakaan air hingga kekeringan.

“Selama ini, kolaborasi ACT bersama Hiswana berkesinambungan, mulai dari pembangunan Sumur Wakaf, pengadaan wastafel portabel di pasar-pasar tradisional, dan yang terbaru pembangunan masjid permanen di wilayah terdampak gempa Sulawesi Barat serta penyerahan tenda darurat,” jelas Zainul.[]