Geliat JNE Bandung, Galang Beras untuk Kelaparan di Somalia

Geliat JNE Bandung, Galang Beras untuk Kelaparan di Somalia

ACTNews, BANDUNG – Gelombang dukungan kepedulian terhadap Program Kapal Kemanusiaan: Beras untuk Afrika yang diinisiasi Lembaga Kemanusiaan Global Aksi Cepat Tanggap/ACT  terus mengalir dari berbagai daerah di Indonesia, seperti: di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Bengkulu, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan wilayah lainnya di Indonesia.  

Jauhnya jarak, perbedaan ras serta perbedaan lainnya tidak menghalangi masyarakat untuk peduli terhadap keadaan warga Somalia dan sekitarnya yang sangat memprihatinkan. Negeri nan jauh di Benua Afrika, yang kini warganya tengah berada dalam ancaman kematian, karena kelaparan akibat kekeringan berkepanjangan yang melanda negeri tersebut dalam beberapa bulan ini, sangat membutuhkan makanan pokok untuk bisa bertahan hidup.    

ACT berpacu dengan waktu, tengah berjuang menyelematkan mereka dari ancaman kematian yang terus ‘menghantui’ korban kelaparan di sana. ACT menggelorakan program ini, sebagai program utama diantara program-program kemanusiaan lainnya. Seluruh kekuatan dikerahkan Tim ACT, melalui ‘sayapnya’ di seluruh ACT Cabang di Indonesia dan para relawannya dari Masyarakat Relawan Indonesia/MRI di seluruh pelosok Nusantara, bahkan di mancanegara pun Tim ACT terus bergerak untuk mensukseskan program mulia ini.

Kampanye, sosialisasi untuk mengajak dan membangun sinergi kemitraan melalui lumbung peduli di seluruh wilayah Indonesia pun terus digalang Tim ACT dengan berbagai elemen dan stakheholder masyarakat.  

Salah satu 'sayap' ACT di daerah, ACT Cabang Bandung pun tak mau ketinggalan terus bergerilya ‘fastabikul khairaat’ (berlomba-lomba dalam kebaikan) dengan cabang lainnya, menggalang donasi beras kepada seluruh warga Jawa Barat. Salah satu mitra ACT yang kini sudah berkomitmen untuk ikut bergabung dalam program ini adalah Jalur Nugraha Ekakurir atau biasa dikenal dengan JNE di Bandung, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman logistik yang berpusat di Jakarta ini, sudah berkomitmen dengan ACT Cabang Bandung untuk mensukseskan program ini, dengan ikut menggalang donasi beras dan meminjamkan armada mobil pengangkut barangnya sebagai moda transportasi pengangkut beras dari donatur atau lumbung peduli hingga ke posko induk di Kantor ACT Cabang Bandung.

Alhamdulillah 1,7 ton beras saat ini sudah terkumpul dari JNE baik dari komunitas karyawan dan perusahaannya di Bandung. Selain itu JNE juga sudah meminjamkan armada mobilnya untuk pengangkutan beras.” terang Adi Nurdiansyah, Kepala Cabang ACT Bandung.               

Menurut Adi, bantuan pinjaman armada mobil barang dari JNE sangat memudahkan Tim ACT dalam melakukan penggalangan dan penjemputan beras dari para donator di beberapa titik lumbung peduli ke posko induk.

Sinergi ACT dengan JNE bukanlah yang pertama kali, namun merupakan kesekian kalinya. Sebelumnya ACT pernah bersinergi dengan JNE dalam penanganan bencana di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya, selain itu juga dalam Program Solidaritas Kemanusiaan untuk Dunia Islam/SKDI, seperti solidaritas kemanusiaan untuk etnis muslim Rohingya.  

Dalam 2 bulan masa kampanye, sosialisasi dan penggalangan program ini, respon masyarakat Bandung beserta wilayah lainnya di Jawa Barat begitu antusias, dukungan tidak hanya dari berbagai elemen masyarakat, namun dari aparat  pemerintah daerah pun turut mendukung program ini, termasuk dari tokoh-tokoh masyarakatnya, sehingga semakin memperkuat penggalangan program ini.

Erik Julianto, Tim Program Kapal Kemanusiaan ACT Cabang Bandung mengungkapkan ada dua strategi dalam proses kampanye, sosialisasi dan penggalangan yang dilakukan Timnya, yaitu: melalui jalur udara (media sosial, radio, televisi dan jejaring media/lini massa lainnya) dan jalur darat (silaturrahim, audiensi, seminar, talkshow dan yang lainnya).     

“Melalui kampanye dan sosilalisasi 2 jalur tersebut, alhamdulillah respon dari masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya, serta wilayah lainnya di Jawa Barat sangat bagus. Ketika orang tau ada program ini, mereka langsung berinisiatif mengumpulkan beras melalui lumbung peduli di beberapa titik di Jawa Barat, bahkan berkomitmen menjadi lumbung peduli untuk program ini,”jelasnya. Erik menambahkan dukungan juga hadir dari Pemerintah Kota Bandung, Sukabumi, Kota Bekasi. Rencananya Tim ACT Cabang Bandung akan terus melakukan audiensi kepada aparat pemerintah daerah lainnya di Jawa Barat.

“Kami optimis dukungan dari Pemerintah daerah ini, bisa menggerakan masyarakat Jawa Barat untuk mendonasikan berasnya dengan lebih massif dan lebih banyak lagi,” tuturnya. 

Perolehan sementara donasi untuk Program Kapal Kemanusiaan: Beras untuk Afrika yang digalang ACT Cabang Bandung bersama tim dan mitra-mitranya sudah terkumpul 7 ton beras dan uang tunia sejumlah RP 300 juta, yang digalang di 56 titik lumbung peduli di Bandung dan sekitarnya, serta daerah Jawa Barat lainnya.[]  

Tag

Belum ada tag sama sekali