Gempa Besar 6,9 SR Guncang Selatan Jawa, Tim ACT Sisir wilayah Tasikmalaya

Gempa Besar 6,9 SR Guncang Selatan Jawa, Tim ACT Sisir wilayah Tasikmalaya

ACTNewsTASIKMALAYA - Hampir tengah malam, Jumat (15/12) sekira pukul 23.47 WIB, mendadak guncangan besar menggoyang merata hampir seluruh wilayah selatan Pulau Jawa. Alarm peringatan tsunami bahkan sempat berbunyi. Alarm penanda waspada tsunami bergemuruh nyaring di sekitar pesisir selatan Pangandaran, Cilacap sampai ke DIY dan Jateng. Kalau sampai alarm tsunami berbunyi, berarti baru saja terjadi gempa dengan kedalaman menengah sampai dangkal ditambah kekuatan gempa di atas 7,0 skala richter.

Di tengah kepanikan warga seantero pesisir Selatan Jawa, parameter awal yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan sebuah gempabumi tektonik berkekuatan 7,3 Skala Richter terjadi tepat di selatan Jawa Barat, tepatnya di koordinat 8.03 lintang selatan dan 108.04 bujur timur. Di atas peta, episentrum gempabumi terletak di 42 kilometer Barat Daya Kawalu, Jawa Barat pada kedalaman 105 kilometer.

Berselang menit kemudian, parameter data-data gempa tersebut diperbarui. Menurut siaran pers terbaru BMKG, gempabumi tektonik Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB berkekuatan magnitude 6,9 skala Richter dengan kedalaman 107 kilometer. Berlokasi di 7.75 Lintang Selatan dan 108.11 Bujur Timur.

Selagi alarm waspada potensi tsunami masih berdering nyaring di sepanjang pantai Selatan Pangandaran, Cilacap sampai DIY dan Jawa Tengah, kepanikan terus memburu warga di sepanjang pesisir selatan Jawa. Di saat yang sama, Tim Disaster Emergency Response (DERM) – ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jawa Barat (Jabar) tengah malam tadi bergegas mendekat menuju lokasi episentrum gempa. 

Sabtu (16/12) sekira pukul 01.09 WIB, berjarak sejam sejak gempa besar mengguncang, personel pertama Tim Emergency Response ACT meluncur menyisir titik lokasi terdampak gempa.

“Lima orang personel pertama berangkat menyisir wilayah Tasikmalaya Selatan, menuju ke Kecamatan Culamega, Cipatujah, sampai Pangandaran. Alarm tsunami masih berdering nyaring. Beberapa kontak kawan di wilayah selatan Tasikmalaya tidak bisa dihubungi. Kemungkinan listrik padam akibat gempa besar,” ujar Atep Salman, Komandan Tim Emergency Response ACT dan MRI Jabar.

Sampai Sabtu (16/12) menjelang pukul 02.26 WIB alarm Peringatan Dini Tsunami akhirnya dipadamkan.

“Sepanjang perjalanan menuju arah Garut dan Tasik, banyak kendaraan mengalami laka lalu lintas akibat guncangan gempa. Jalan raya lintas Bandung-Tasik sempat padat merayap,” lapor Atep Salman malam tadi.

Hingga subuh tadi, Tim Emergency Response ACT Jabar melaporkan dari wilayah Cipatujah, titik paling dekat dari episentrum gempa.

“Kepanikan sempat terjadi di Cipatujah akibat alarm peringatan dini tsunami. Tetapi akhirnya tidak ada tanda-tanda tsunami. Ada kerusakan banyak kerusakan rumah dan bangunan umum, tapi alhamdulillah sejauh ini kondisi aman,” ujar Adi Nugraha, relawan MRI Jabar.

Sampai laporan ini diturunkan, Tim Emergency Response ACT berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tasikmalaya untuk pendataan jumlah kerusakan rumah dan bangunan.

Sementara itu, Sutopo Purwo Nugroho, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis informasi, gempa besar di Tasikmalaya Jumat (15/12) malam menyebabkan seorang warga meninggal dunia.

“Satu orang meninggal dunia di Desa Gunung Sari Kecamatan Sadayana, Kabupaten Ciamis akibat tertimpa runtuhan rumah,” tulis Sutopo dalam rilisan persnya.

Rangkuman sementara yang dihimpun Tim Emergency Response ACT mencatat, di daerah Tasikmalaya rumah ambruk di Kecamatan Cikalong, Tibalong, Tamansari, Cibeureum, Kawalu, Mangkubumi, dan Kecamatan Cintabodas.

“Kerusakan meluas. Gempa bumi besar malam tadi tak hanya merusak rumah, tapi juga menghancurkan bangunan sekolah seperti di SMKN 3 Tasikmalaya, lalu di SDN 03 Cintabodas, RSUD Dr. Soekardjo, masjid di Kecamatan Tamansari, bangunan pesantren di Kecamatan Kawalu,” ujar Atep Salman dalam pesan singkatnya kepada ACTNews, Sabtu subuh (16/12).  []

Tag

Belum ada tag sama sekali