Gempa M7,0 Guncang İzmir, 202 Jiwa Luka-Luka

Laporan terkini Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) pukul 18:00 waktu Turki, gempa tersebut mengakibatkan 202 korban luka, 6 korban jiwa, serta rusaknya bangunan dan fasilitas umum di sekitar Kota İzmir.

Gempa M7,0 Guncang İzmir, 202 Jiwa Luka-Luka' photo
Bangunan di İzmir, Turki telah runtuh setelah gempa berkekuatan M7,0, dengan pusat gempa di lepas pantai Seferihisar di Laut Aegea, Jumat (30/10). (Anadolu Agency)

ACTNews, ISTANBUL - Gempa hebat berkekuatan M 7,0 melanda Laut Aegea pada Jumat (30/10) pukul 14.51 waktu setempat. Gempa ini dirasakan cukup kuat di Kota İzmir, wilayah barat Turki, dan Yunani. Laporan terkini Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) pukul 18:00 waktu Turki, gempa tersebut mengakibatkan 202 korban luka, 6 korban jiwa, serta rusaknya bangunan dan fasilitas umum di sekitar Kota İzmir.

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACT melaporkan, angka korban jiwa maupun luka diperkirakan akan terus bertambah, seiring dengan masih berlangsungnya proses evakuasi korban di wilayah terdampak.

“Data yang kami himpun dari AFAD dan TRT Haber, 38 ambulans dan 2 helikopter sudah diturunkan untuk membantu evakuasi korban gempa yang masih terjebak di dalam bangunan maupun di dekat wilayah episentrum gempa. Seperti yang diketahui, gempa ini mengakibatkan 4 bangunan hancur total dan 10 bangunan rusak sebagian,” jelas Firdaus, Jumat (30/10).

Dari ratusan korban luka, Firdaus menambahkan, tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam bencana tersebut. “Berkoordinasi dengan pelajar di İzmir, kami diinfokan sampai saat ini tidak ada korban dari WNI, alhamdulillah,” katanya.

Gempa yang berpusat 17 km di lepas pantai Provinsi İzmir dan berkedalaman 16 km tersebut juga dirasakan hingga Istanbul meski dengan guncangan ringan. Sempat ada kabar bahwa terjadi tsunami kecil di Izmir, namun Pemerintah Turki dalam rilis resminya masih belum menyebutkan sebagai tsunami. 

Di sisi lain, tsunami kecil melanda wilayah Samos, Yunani, akibat gempa tersebut. Kondisi ini diungkapkan oleh salah satu warga lokal, Fareid Atta, lewat cuitannya di Twitter. “Tsunami baru saja melanda wilayah Vathy, Samos. Kerusakan besar pada harta benda, namun hanya sedikit yang terluka. Pemerintah Yunani memperkirakan adanya tsunami susulan,” cuitnya, Jumat (30/10).

Sementara itu, Firdaus menyampaikan relawan ACT di Turki terus memantau dan bersiaga untuk memberikan respons darurat bagi warga terdampak. “Mohon doanya bagi kami semua di sini, baik warga Indonesia, warga Turki, maupun warga asing lainnya, semoga senantiasa dalam lindungan Allah,” pungkas Firdaus. []

Bagikan

Terpopuler