Gempita Kebahagiaan Idulfitri dari Rumah Yatim Suriah

Baik pengungsi anak Suriah di Turki maupun di Suriah menikmati hadiah Idulfitri dari Indonesia.

Gempita Kebahagiaan Idulfitri dari Rumah Yatim Suriah' photo

ACTNews, REYHANLI  – Udara masih pagi di Reyhanli, kota perbatasan Turki dan Suriah. Takbir bergema merdu dari pengeras suara Masjid Mehmet Karacadir. Sejumlah jemaah tampak baru keluar usai melaksanakan salat Idulfitri di masjid itu. Selasa (4/6), Idulfitri telah berlangsung di Turki. Bertepatan hari itu, Aksi Cepat Tanggap merayakan hari kemenangan bersama para yatim Suriah di salah satu rumah yatim di Reyhanli.

“Hari ini (4/6) kita akan melakukan sejumlah kegiatan bersama para anak yatim Suriah,” kata Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response (GHR) - ACT.

Sepulang dari masjid, Firdaus bersama anak-anak segera menuju rumah yatim. Sesampainya di rumah, acara pun disiapkan. Lebaran kali ini disyukuri dengan makan bersama dan memberikan bingkisan Lebaran bagi anak-anak yatim.

Tepuk tangan bergema di seantero ruangan. Musik berdendang mengiringi gerakan sejumlah anak perempuan. Sejumlah anak laki-laki pun tampak sibuk dengan mainan baru mereka. “Hari ini juga ada pembagian bingkisan kebahagiaan, perpanjangan dari masyarakat Indonesia melalui Global Zakat-ACT,” lanjut Firdaus.


Ikhtiar meredam krisis kemanusiaan Suriah di Turki pun terus dilakukan ACT. Reyhanli merupakan salah satu kota dengan perbandingan jumlah pengungsi Suriah yang lebih banyak dibandingkan penduduk asli Turki. Kota yang menjadi perbatasan Turki dan Suriah itu memang didiami jutaan pengungsi Suriah. Sebagian besar pengungsi di sana berupaya mencari suaka dan penghidupan lebih layak. Konflik membuat mereka tidak lagi mampu merasakan ketentraman hidup seperti sebelum pecahnya ketegangan. ACT pun senantiasa berikhtiar meringankan beban para pengungsi Suriah di Reyhanli, termasuk pada momen perayaan Idulfitri kali ini.

“Berbaginya hadiah ini menunjukkan kepedulian kita. Bangsa Indonesia turut mendampingi mereka di masa-masa kebahagian Idulfitri ini,” lanjut Firdaus.

Anak-anak di rumah yatim pun segera membuka kado mereka. Kado-kado itu berisi antara lain pakaian baru dan mainan edukatif.

Selain yatim Suriah di Turki, hadiah Lebaran juga menyapa pengungsi internal Suriah di Atimah, Suriah. Selama dua hari, yakni Ahad (2/6) dan Senin (3/6), ratusan bingkisan Idulfitri dibagikan ke 800 pengungsi anak.

“Pembagian paket Idulfitri akan terus berlanjut. Begitu pun aktivitas lainnya. ACT akan terus menyebarkan kabar kebahagiaan dari pengungsi Suriah di Reyhanli dan sekitarnya,” pungkas Firdaus. []

Bagikan