Gemri.id Tunaikan Zakat Pertanian Melalui Global Zakat-ACT

Platform permodalan berbasis syariah Gemri.id, berhasil menjalankan proyek penanaman bawang merah di Enrekang. Bersama para pemodal, mereka kemudian menunaikan zakat pertaniannya.

1
Penyerahan zakat pertanian dari Gemri.id melalui Global Zakat-ACT. (ACTNews)

ACTNews, MAKASSAR Sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan proyek penanaman bawang merah di Kabupaten Enrekang, platform permodalan berbasis syariah, Gemah Ripah Indonesia atau disingkat Gemri.id menunaikan zakat pertaniannya melalui Global Zakat-ACT. Pertanian bawang merah berkode GEMRI038BWG, GEMRI039BWG dan GEMRI040BWG menunaikan  zakat pertanian senilai Rp4.344.225. Adapun lahan pertanian bawang merah tersebut tersebar di tiga lokasi di Kecamatan Anggeraja, yaitu Desa Sossok, Desa Saruran dan Desa Salu Dewata.

Penyerahan zakat dilakukan oleh Kepala Marketing Gemri.id, Jinang kepada Faizal Agunisman selaku Kepala Bidang Kemitraan Regional Global Zakat-ACT Indonesia Timur di Kantor Pusat Gemri.id Jalan Batu Jajar 21, Bukit Baruga Antang, Kota Makassar, Senin (21/6/2021).

“Zakat pertanian yang ditunaikan Gemri.id akan disalurkan melalui program kemanusiaan yang dijalankan Global Zakat-ACT seperti biaya hidup untuk guru dan dai, bantuan paket pangan, layanan kesehatan dan bantuan ekonomi hingga beasiswa,” ungkap Faizal yang juga mengatakan bahwa Global Zakat-ACT tak hanya berkiprah di dalam negeri saja, tapi juga penyaluran zakat hingga ke berbagai negara yang tengah dirundung konflik serta krisis sumber daya.

Gemri.id sendiri merupakan platform permodalan berbasis syariah yang mengusung tagline Kolaborasi untuk Negeri. Mereka tak hanya berfokus pada keuntungan, tapi juga ingin menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih baik, mandiri dan sejahtera melalui pemberdayaan pertani lokal.

Selama tiga tahun berjalan, Gemri.id telah sukses menjalankan 46 proyek dengan melibatkan lebih dari 4 ribu masyarakat prasejahtera hingga merasakan dampak baik bersama para pemodal.

Menunaikan zakat pertanian

Surat Al-Baqarah ayat 267 dan Al An’am ayat 141 merupakan beberapa dalil yang mendukung untuk penunaian zakat pertanian. Dalam hadis riwayat Bukhari nomor 1405 dan Muslim nomor 979 Rasulullah pun bersabda “Tidak ada zakat bagi tanaman di bawah 5 wasaq”. Menurut sebagian ulama, 1 wasaq sama dengan 60 sho’, yang jika dikonversi dalam kilogram takarannya 2,4 kilogram, namun, ada juga ulama yang berpendapat 1 sho’ sama dengan 3 kilogram. Penunaian zakat pertanian pun melihat penggunaan airnya, apakah tadah hujan atau irigasi.

Akan tetapi, melalui Global Zakat, muzaki bisa menggunakan aplikasi yang ada di laman Global Zakat-ACT untuk perhitungan penunaian zakat. Jika mengalami kesulitan, bisa menghubungi tim Global Zakat-ACT yang tersebar di berbagai daerah. Untuk Sulawesi Selatan, muzaki bisa mengunjungi Kantor Cabang Global Zakat-ACT di Sultan Alauddin Plaza Ruko BB Nomor 11, Kota Makassar atau menghubungi nomor 0411-898-6113 dan 0821-9224-1414 atau via sosial media Intagram @act_sulsel untuk mendapatkan informasi tentang dunia kemanusiaan terbaru.[]