Gerakan Bangkit Bangsaku Ajak Warga Solo Saling Bantu Sesama

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Solo turut meluncurkan Gerakan ‘Bangkit Bangsaku’ pada Kamis (8/10) lalu. Dengan mengusung slogan ‘Habis Gelap Bangkitkan Terang’, gerakan ini berusaha mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bisa saling menguatkan satu sama lain di tengah permasalahan bangsa yang kian berat.

Serah terima bantuan kepada Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) setempat untuk diberikan kepada penerima manfaat. (ACTNews)

ACTNews, SRAGEN – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Solo turut meluncurkan gerakan ‘"Bangkit Bangsaku" sebagai bentuk dukungan untuk menjaga semangat optimisme masyarakat di tengah kondisi pandemi dan resesi ekonomi. Acara ini diselenggarakan di Café Dodolanan, Cantel Wetan, Sragen dan dihadiri 40 orang perwakilan dari 20 komunitas di Solo Raya pada Kamis (8/10) lalu.

Gerakan nasional ini merupakan gerakan besar yang diusung oleh ACT dan diikuti oleh seluruh cabang ACT di seluruh Indonesia. Dengan mengusung slogan "Habis Gelap Bangkitkan Terang", gerakan ini berusaha mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bisa saling menguatkan satu sama lain di tengah permasalahan bangsa yang kian berat.


Septi Endrasmoro selaku Branch Manager ACT Solo Imam Masjid Raya Al-Falah Ustaz Mufti Al Hafiz sedang menerangkan gerakan "Bangkit Bangsaku" kepada audiens. (ACTNews)

“Bangsa Indonesia resmi terdampak pandemi Covid-19 sejak Maret dan hingga saat ini kita masih belum tahu ujungnya dari pandemi ini. Kondisi ini akan berdampak ke banyak hal, mulai dari kesehatan, pendidikan, kemudian ekonomi, dan yang lainnya. Ini merupakan risiko dari sebuah bencana walaupun bukan bencana alam, kondisi ini akan mengubah struktur masyarakat. Sebagai lembaga sosial, kondisi ini harus kita respons dengan cepat sekaligus kita jadikan momentum untuk ambil peran dan beramal,” tutur Septi Endrasmoro selaku Kepala Cabang ACT Solo dalam sambutannya.

Dalam acara tersebut juga, Imam Masjid Raya Al-Falah Ustaz Mufti Al Hafiz juga ikut mengajak langsung para audiens untuk saling bahu-membahu dalam kondisi sekarang. “Menghadapi kondisi yang seperti ini maka berpikirlah positif, yakinlah bahwa di semua ujian pasti ada kemudahan. Selanjutnya, apa yang bisa kita lakukan? Kemampuan yang kita miliki saat ini kita tularkan kepada orang lain, itu yang bisa kita lakukan saat ini. Saling bantu dan saling tolong menolong terhadap sesama,” nasihat Ustaz Mufti.


Acara peluncuran gerakan "Bangkit Bangsaku" telaksana dengan lancar dan ditutup dengan penyerahan paket sembako kepada perwakilan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) setempat untuk kemudian diserahkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi. Septi juga memohon dukungan dari para dermawan agar gerakan ini meluas dan bisa menyapa mereka yang membutuhkan.

“Melalui rekening BNI Syariah 88 00000 592, masyarakat bisa mengirimkan sedekahnya. Semoga dengan bantuan gerakan ini, bisa meringankan kita semua melewati masa-masa pandemi ini,” ajak Septi. []