Gerakan Bangkit Bangsaku Pupuk Optimisme di Masa Sulit

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya meluncurkan Gerakan Bangkit Bangsaku di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir pada Jumat (9/10) lalu. Gerakan ini bertujuan mengajak masyarakat untuk optimis dan bersikap positif menatap masa depan bangsa yang kini dirundung sejumlah permasalahan.

Ajakan semangat dari penerima manfaat di TPA Ciangir, Tasikmalaya. (ACTNews/Rimayanti)

ACTNews, TASIKMALAYA – Guna mengajak masyarakat untuk optimis dan bersikap positif menatap masa depan bangsa yang kini dirundung sejumlah persoalan pelik, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya meluncurkan gerakan Bangkit Bangsaku. Peluncuran dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir pada Jumat (9/10) lalu.

Taufik Perdana selaku Kepala Cabang ACT Tasikmalaya mengatakan pandemi Covid-19 membuat banyak orang cenderung pesimis. “Di masa yang tidak mudah ini, kami ingin mengajak semua elemen masyarakat untuk sama-sama saling menyemangati satu sama lain. Di sini kita juga ingin menunjukan rasa optimisme yang ditunjukan oleh bapak-ibu para pekerja di TPA Ciangir. Meskipun barang yang dihasilkan mengalami penurunan harga jual, mereka tetap semangat untuk bekerja,” ungkapnya dalam sambutan.

Gerakan ini juga diinisiasi guna menjawab ancaman, resesi, kemiskinan, kelaparan sealigus membangun kemandirian bangsa. “Dan ada tiga pesan yang ingin ditunjukkan dalam gerakan Bangkit Bangsaku ini. Optimisme, gotong royong, dan peduli,” tambah Taufik.

Acara dihadiri juga oleh relawan, komunitas, aliansi pelajar, influencer, media lokal, dan perwakilan mitra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya Komunitas Penggerak Pemuda Kota Tasikmalaya (Pager Asik). Fauzi Rizki Pratama selaku Ketua Komunitas Pager Asik mengatakan bahwa dirinya mengaju terinspirasi untuk terus bangkit dan menyebarluaskan semangat dengan aksi nyata.


Distribusi bantuan Lumbung Sedekah Pangan kepada para penerima manfaat di peluncuran Gerakan Bangkit Bangsaku. (ACTNews/Rimayanti)

“Di sini saya terinspirasi dari bapak itu (para pekerja di TPA) yang dalam usianya tidak lagi muda, masih tetap semangat. Apalagi kita yang masih muda harus jauh (lebih) semangat. Insyaallah kami pun dari perwakilan Komunitas Pager Asik menyatakan mendukung Gerakan Bangkit Bangsaku ini dan siap berkolaborasi dengan aksi nyata,” ujar Fauzi.

JNE Tasikmalaya sebagai salah satu mitra korporasi ACT Tasikmalaya yang selama ini selalu hadir membersamai saudara sebangsa melalui kolaborasi kemanusiaan bersama juga bersyukur dan berharap segala kesulitan ini cepat berakhir. “Alhamdulillah senang sekali bisa hadir dalam acara ini, semoga pandemi bisa segera berakhir dan Allah mudahkan urusan kita semua” kata Gerry Mardhani selaku Pimpinan JNE Tasikmalaya.


Selain peluncuran, para undangan yang turut hadir bersama-sama mengimplementasikan program Lumbung Sedekah Pangan untuk 100 orang pekerja di TPA Ciangir. Taufik juga mengajak para dermawan untuk bersama-sama mensukseskan gerakan ini.

“Kami berharap dampak dari Gerakan Bangkit Bangsaku ini bisa mendampak masyarakat luas, khususnya di Tasikmalaya. Oleh karenanya kami juga mengajak para dermawan untuk mendukung gerakan ini melalui Indonesia Dermawan atau transfer langsung melalui BNI Syariah di nomor 88 0000 9277,” ajak Taufik. []