Gerakan Sedekah Pangan Hadir di Pesantren Al-Ansor

Melihat kondisi pesantren Al-Ansor, Global Wakaf-ACT memberikan bantuan gratis berupa beras wakaf seperempat ton dan Air Minum Wakaf. Beras ini diharapkan bisa mendukung kebutuhan pangan santri beberapa pekan ke depan.

Santri pesantren Al-Ansor menerima Beras Wakaf dari Global Wakaf-ACT secara simbolis. (ACTNews)

ACTNews, SUKABUMI — Pesantren Al-Ansor, sebuah tempat pembelajaran Al-Qur’an di sisi Sungai Cikaso, Desa Ciloma, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, telah berdiri selama 30 tahun. Pesantren yang menjadi tempat belajar 80 santri itu amat butuh bantuan operasional.

Global Wakaf-ACT memberikan bantuan gratis berupa beras wakaf seperempat ton dan Air Minum Wakaf. Beras ini diharapkan bisa mendukung kebutuhan pangan santri beberapa pekan ke depan.

Beras wakaf diantarkan langsung ke pesantren Al-Ansor menggunakan kapal bermotor kecil dengan bantuan relawan Masyarakat Relawan Indonesia-ACT Sukabumi. Beras dan Air Minum Wakaf diangkut dari Sukabumi ke Kecamatan Surade dengan perjalanan darat kurang lebih empat jam, dilanjutkan perjalanan sungai selama satu jam.

 

Saat sampai di lokasi, Tim ACT disambut hangat oleh santri dan pengurus pesantren, ustaz Syamsudin. “Terima kasih ACT yang telah mengantarkan beras jauh-jauh kePesantren Al-Ansor,” ujar Syamsuddin.

Kepala Program Global Wakaf-ACT Sukabumi Resdiana Pratama memaparkan, bantuan pangan dalam Gerakan Sedekah Pangan Nasional ditujukan ke lembaga pendidikan masyarakat pedalaman. “Kami ingin mengapresiasi kinerja para pendidik dan mendukung dunia pendidikan. Salah satunya pesantren Al-Ansor yang memberikan kontribusi bagi pendidikan Al-Qur’an di lingkungan Sungai Cikaso,” kata Resdiana.