Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan Bantu Warga Prasejahtera Mengawali Puasa

Awal Ramadan, ACT bergegas meluaskan manfaat kebaikan. Lewat Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan, sajian iftar serta paket pangan menyapa santri di Tasikmalaya, juga para lansia.

Proses pendistribusian paket pangan dari Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan ke santri di Tasikmalaya, Rabu (14/4/2021). (ACTNews)

ACTNews, TASIKMALAYA – Walau Ramadan tahun ini tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, akan tetapi sambutan meriah tak berkurang. Keriuhan selalu terjadi menjelang waktu berbuka, begitu juga hangatnya keluarga saat sahur. Sayang, kemeriahan itu tak sepenuhnya dirasakan oleh semua orang. Tak sedikit mereka yang harus bersusah payah membangkitkan kehidupannya di Ramadan istimewa tahun ini, termasuk sekadar pemenuhan pangan untuk sahur dan berbuka.

Melihat kondisi ini, tim Aksi Cepat Tanggap bersama relawan Masyarakat Relawan Indonesia Tasikmalaya terus meluaskan distribusi pangan dari Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan. Aksi yang telah berlangsung sejak detik-detik menjelang Ramadhan ini, hingga kini terus berlangsung. Berbagai elemen masyarakat pun bisa merasakan manfaatnya.

Kali ini, di momen awal Ramadan, Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan menyapa Pesantren Darrussa’adah, Puspahiyang, Kabupaten Tasikmalaya. Di lembaga pendidikan Islam yang menjadi tempat menuntut ilmu yatim, yatim piatu, anak dari keluarga prasejahtera, anak terlantar,dan disabitas ini, ACT menghadirkan ratusan paket Beras Wakaf. Kebutuhan pangan pokok ini pun disambut baik oleh santri serta pengurus.

“Dari 110 santri di sini, 76 di antaranya  terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial,” ungkap Ustaz Yusuf Permana, Pimpinan Pesantren Darrussa’adah.

Santri yang terdaftar di DTKS ini, oleh pihak pesantren dibebaskan biaya pendidikannya. Dengan begitu, pihak pesantren juga harus memenuhi kehidupan santri. Berbagai ikhtiar pun dijalani.

Fauzi Rizki Pratama dari tim Program ACT Tasikmalaya menyebut, lewat bantuan pangan Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan ini, harapannya mampu meringan beban kebutuhan pangan santri. Terlebih, di Ramadhan tahun ini masih bertepatan dengan mewabahnya virus Corona yang membawa dampak ke berbagai sektor, termasuk perekonomian.

“Gerakan yang dimotori oleh kedermawanan masyarakat ini akan terus berlanjut hingga akhir Ramadan nanti, warga prasejahtera bakal menjadi sasaran utama kebaikan,” jelas Fauzi, Rabu (14/4/2021).[]

Selain ke pesantren, ACT dan relawan MRI Tasikmalaya juga mendistribusikan bantuan pangan Gerakan Sedekah Pangan ke berbagai titik. Di Setiawargi, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya salah satunya. Di sana, penerima manfaat kebaikan ini dari kalangan lansia.[]