Gerobak Kuliner Hadirkan Angin Segar Usaha Purwanto

Pandemi membawa dampak besar pada usaha Purwanto. Dagangan sotonya hanya laku 3-5 bungkus saja per hari.

bantauan act cimahi
Purwanto saat mencoba gerobak kuliner yang baru ia dapatkan dari Global Wakaf-ACT. (ACTNews)

ACTNews, CIMAHI – Jalan Leuwigajah di Cimahi menjadi tempat Purwanto (51) bersama sang istri mengadu nasib dengan berjualan soto. Dagangan ini menjadi satu-satunya pemasukan rezeki setelah Purwanto tak lagi bekerja karena pabrik tempatnya menggantungkan penghasilan mengalami kebangkrutan.

Masuk pandemi tahun 2020 lalu, usaha soto Purwanto turut merasakan dampak. Dalam sehari hanya tiga sampai lima porsi saja yang laku. Akan tetapi, ia bertahan karena terbatasnya modal untuk membuka usaha lain.

Saat ini, Purwanto bersama keluarga dan ketiga anaknya yang masih menjadi tanggungan tinggal di Lembur Sawah, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan. Mes pabrik bekas tempatnya bekerja menjadi hunian. Pasca pabrik bangkrut, saat ini hanya tinggal 30 persen penghuni mes, termasuk Purwanto dan keluarga. Kondisi tempat tinggal itu pun sudah tak lagi baik, banyak sisi yang rusak dan sewaktu-waktu bisa diambil alih kembali oleh pemilik pabrik dan Purwanto harus mencari hunian baru.

Beberapa waktu lalu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cimahi berkesempatan bertemu dengan Purwanto dan istri yang berjualan soto. Hidangan khas Jawa itu pun diborong lewat aksi borong dagangan.

Tak berhenti sampai di situ, beberapa hari setelah borong dagangan, Purwato juga diberikan modal usaha berupa Gerobak Wakaf dari program Wakaf Usaha Produktif. Hadirnya gerobak ini pun disambut baik Purwanto dan keluarga. Ia berencana bakal berjualan gorengan, karena menurutnya dagangan tersebut bisa lebih laku.

Alhamdulillah dengan diberikannya gerobak kuliner dari ACT saya bisa berjualan gorengan keliling,” ungkap Purwanto.

Wakaf Usaha Produktif sendiri merupakan salah satu program yang Global Wakaf-ACT hadirkan untuk pelaku UMKM yang merasakan dampak pandemi. Lewat bantuan modal serta pendampingan lanjutan, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha.[]