Gerobak Wakaf Buat Lilis Tenang Berwirausaha

Lilis Darmawati kini bisa berjualan dengan tenang, tanpa takut kehujanan atau dagangan berantakan. Gerobak Wakaf dari Global Wakaf-ACT juga meningkatkan usaha miliknya dan mampu membantu biaya kehidupan keponakannya.

Lilis saat sedang melayani pembeli, Rabu (31/3/2021). (ACTNews/Ubaidillah)

ACTNews, JAKARTA SELATAN — Suasana wilayah Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan mendung pada Rabu (31/3/2021) sore. Namun, penjual tahu aci dan uli goreng, Lilis Darmawati (43), di Gang Langgar, RT 10, RW 03, Rawajati, tetap tenang melayani pembeli. Tidak seperti dulu, jika hujan akan tiba, Lilis pasti kelabakan membenahkan dagangannya.

“Alhamdulillah sekarang enggak khawatir kehujanan lagi. Karena gerobaknya sudah tidak bocor, sudah bagus. Jadi, meskipun mendung tenang aja,” kata Lilis saat sedang melayani pembeli. 

Lilis menceritakan, dulu ia harus berjualan menggunakan gerobak yang tidak layak pakai. Atapnya bocor dan kayunya sudah lapuk termakan usia. Sehingga saat akan hujan, ia selalu kerepotan mengamankan dagangannya. Bahkan tidak jarang ia harus mengalami kerugian karena hal tersebut. 

Lilis adalah penerima manfaat Wakaf Usaha Produktif berupa Gerobak Wakaf sejak Februari 2021 lalu. Selain mangkal dengan menjual tahu aci dan uli goreng, Lilis juga berkeliling menjual lauk pauk. Dalam berwirausaha, Lilis tidak menjual satu jenis dagangan, melainkan berganti-ganti sesuai peluang. 

 

Lilis sedang melayani pembeli (ACTNews/Ubaidillah)

Kini, berkat gerobak baru, Lilis bisa mendapatkan penghasilan kotor Rp300-350 ribu. Saat menggunakan gerobak lama, Lilis hanya mendapat penghasilan kotor Rp200-250 ribu sebab kapasitasnya lebih kecil. “Alhamdulillah, bisa lebih mencukupi kebutuhan keluarga,” tutur  ibu dua anak ini.[]