Gerobak Wakaf Ringankan Langkah Husen Mencari Nafkah

Di usia senja, Husen (68) mulai lelah memikul dagangan mencari nafkah. Tetapi semangat itu tak luntur demi memenuhi kebutuhan keluarganya.

bantuan gerobak umkm
Dengan bantuan Gerobak Wakaf diharapkan dapat memudahkan langkah Husen dalam mencari nafkah. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN BOGOR – Husen terkadang sudah tak kuat memikul dagangan. Di usianya yang sudah menginjak 68 tahun, setiap hari ia berkeliling sejak pagi sampai sore dengan jarak sekitar 15 kilometer. Di pundaknya ia memikul dan menjual berbagai minuman yang beraneka rasa. Sehingga setiap kali pulang berdagang, ia merasakan sakit di pundak.

“Terkadang selain berdagang juga mesti cari pekerjaan yang lain buat tambahan,” ujar Husen pada Jumat (15/10/2021).

Kerja keras ini dilakukan Husen karena ia masih memiliki cukup banyak tanggungan. Ia masih memiliki seorang istri dan mertua yang tinggal di rumahnya di Desa Bojong Rangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.


Satu orang anak Husen bekerja sebagai pekerja bangunan, sementara satu orang lagi merupakan ibu tunggal dari dua orang anak yang masih sekolah. Sedikit banyak kebutuhan mereka juga dibantu oleh Husen. Dari pikulan yang reot dan lusuh, yang berkali-kali sejumlah sisinya ditambal dengan ban bekas agar bisa terus digunakan.

Global Wakaf-ACT Bogor Barat berikhtiar meringankan kerja keras Husen dengan memberikannya satu unit Gerobak Wakaf melalui program Wakaf Usaha Produktif. Ia pun senang karena dengan gerobak amanah para Sahabat Wakif ini, ia dapat lebih efisien dalam berdagang.

“Banyak terima kasih kepada Global Wakaf-ACT atas gerobaknya. Rencananya gerobak ini mau saya pakai buat dagang minuman kalau pagi, dan dagang gorengan kalau malam di depan jalan. Biar bisa menambah penghasilan juga buat cucu saya. Gerobak ini akan saya rawat, terima kasih yang sudah bantu saya, semoga dibalas kebaikannya sama Allah,” ucap Husen. []