Giat ACT-MRI Respons Warga Terdampak Tanggul Jebol Sungai Gelis

Luapan air merusak tanggul Sungai Gelis di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, hingga merendam permukiman warga.

Tim MRI bersama relawan gabungan memperbaiki tanggul yang jebol di Kudus. (ACTNews)

ACTNews, KUDUS – Hujan deras meluapkan air Sungai Gelis di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus,  Jawa Tengah. Akibatnya, tanggul Sungai Gelis yang jebol sekitar pukul 11 malam, Jumat (1/1/2021). Ratusan jiwa di lima pedukuhan dan satu desa terisolir karena satu-satunya jalan antardesa terendam banjir.

Dua hari kemudian, warga dibantu relawan gabungan, termasuk relawan Masyarakat Relawan Indonesia Kabupaten Kudus dan Jepara,  membuat tanggul darurat dari bambu, batang pohon kelapa, tanah, dan pasir.

“Dibantu satu alat berat, tanggul darurat ini untuk membendung luapan air jika terjadi kenaikan debit air sungai susulan,” kata Irfan Maulana, Koordinator MRI Kudus, Selasa (5/1/2021), melaporkan Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor.

Selain terlibat dalam pembuatan tanggul darurat, MRI bersama perangkat desa mendistribusikan 1500 porsi makanan siap santap untuk warga. Proses distribusi cukup berat karena genangan air di permukiman warga masih tinggi hingga dada orang dewasa.

Harso Widodo, Camat Kaliwungu ketika ditemui tim MRI Kudus, menerangkan,  bantuan pangan siap santap saat itu sudah terbilang cukup. “Kami membutuhkan bantuan pangan mentah karena stok pangan yang tersimpan sebelumnya mengalami kerusakan terendam banjir,” jelas Harso.[]