Gizi Seimbang sebagai Langkah Preventif Cegah Penyakit

Masyarakat bisa meningkatkan imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Imunitas tubuh yang baik dapat menjadi langkah preventif agar terhindar dari serangan penyakit.

Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh saat Covid-19
Ilustrasi. Tim HMS ACT tengah memeriksa pasien korban erupsi Semeru. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA SELATAN — Masyarakat bisa meningkatkan imunitas tubuh sebagai langkah pencegahan penularan Covid-19. Harum Aulia tim gizi dari Humanity Medical Services (HMS) ACT mengatakan, salah satu langkah meningkatkan imunitas tubuh adalah dengan makan makanan bergizi.

“Tentu, untuk menghindari paparan virus, masyarakat harus segera vaksin Covid-19 dosis lengkap. Selain vaksin, protokol kesehatan ketat juga tetap harus dijalankan. Setelah vaksin dan menerapkan protokol kesehatan, masyarakat juga harus memiliki asupan makanan dengan kandungan gizi seimbang. Makanan dengan gizi seimbang adalah makanan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, vitamin, lemak, mineral, serat, dan air,” kata Hanum. 

Menurut Hanm, imunitas bisa dibentuk ketika masyarakat memiliki vitamin yang cukup. Vitamin salah satunya bisa didapat dari makanan.

Makanan dengan gizi seimbang dalam satu piring berisi nasi atau jagung sebagai sumber karbohidrat, daging merah, ayam atau ikan sebagai sumber protein dan lemak, sayur seperti wortel, bayam, kacang-kacangan dan buah sebagai sumber vitamin, serat dan mineral, dan meminum air putih. Satu makanan dengan makanan yang lain saling melengkapi. 

"Jadi, agar terhindar dari paparan virus atau penyakit lain, imun tubuh harus kuat. Untuk membuat imun tubuh kuat, maka  asupannya harus mengandung gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Imun tubuh tidak bisa menjadi kuat, jika makanan yang masuk ke dalamnya hanya satu jenis," jelasnya.

Menurut Harum, makanan di dalam tubuh memiliki sistem kerja yang saling melengkapi dan membantu satu sama lain, serta memiliki peran yang berbeda. "Minum multivitamin atau obat setiap hari saat pandemi Covid-19 juga tidak bagus bagi kesehatan. Karena kebutuhan vitamin dalam tubuh akan berlebihan atau kondisi hypervitaminosis. Efeknya mual, muntah, sering buang air kecil, pusing, lemas dan juga bisa mengganggu fungsi ginjal. Vitamin bisa diperoeh dari makanan," pungkasnya.[]