Global Giving Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi di Solo Raya

Global Giving, situs urun dana asal US, menggandeng ACT Solo untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang terdampak pandemi di Solo, Sukoharjo, dan Boyolali.

Bantuan pangan dari Global Giving diberikan kepada lansia di wilayah Solo Raya. (ACTNews)

ACTNews, SOLO - Pandemi menghantam berbagai sendi kehidupan masyarakat di Solo, utamanya ekonomi. Banyak pekerja yang terkena PHK, sementara pelaku usaha kecil dan pekerja harian tak luput dari resesi ekonomi yang terjadi. 

Global Giving, situs urun dana asal US, menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) Solo untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang terdampak pandemi. Sebanyak 190 jiwa di Solo, Sukoharjo, dan Boyolali mendapatkan paket sembako yang didistribusikan tim ACT bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).

Masyarakat yang menerima bantuan ini adalah mereka yang masuk kategori lanjut usia, keluarga prasejahtera, serta masyarakat yang terkena PHK. Mbah Surip (80), salah satu warga Musuk, Kabupaten Boyolali tak henti mengucap syukur dan terima kasih kepada tim MRI, ACT Solo, dan Global Giving atas bantuan yang diberikan.

"Terima kasih, terima kasih, terima kasih sekali atas bantuannya. Semoga para donatur senantiasa mendapatkan keberkahan karena mau membantu kehidupan kami sekeluarga yang sudah tua ini," tuturnya sambil menahan haru.

Bantuan pangan di masa pandemi sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat prasejahtera dan mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja. Sekolah yang libur dan kegiatan pembelajaran dialihkan secara online juga menjadi kendala tersendiri bagi para pedagang makanan di sekolah-sekolah. 

Koordinator Program ACT Solo, Ardiyan, menyampaikan bahwa bantuan paket sembako ini memang diserahkan kepada masyarakat prasejahtera, lansia, dan warga yang terkena PHK agar mereka masih bisa bertahan di tengah kondisi sulit. []