Global Qurban Targetkan Distribusi di 56 Negara

Iduladha tahun ini, Global Qurban-ACT siap mengantar bahagia kurban ke saudara-saudara di negara yang mengalami krisis kemanusiaan.

qurban luar negeri
Ilustrasi. Negara-negara yang menjadi target distribusi berada di benua Afrika. kawasan Timur Tengah, Balkan dan Kaukasus, Asia Tengah, Asia Barat, serta Asia Timur-Tenggara. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Hari Raya Kurban sebentar lagi datang. Sebagaimana yang telah dilakukan setiap tahun, Global Qurban-ACT bersiap kembali menyapa saudara prasejahtera di seluruh dunia.

Untuk implementasi mancanegara, Andi Noor Faradiba sebagai Manajer Global Humanity Response (GHR)-ACT menjelaskan, total ada 56 negara yang menjadi target distribusi tahun ini.

“Mayoritas adalah negara-negara di benua Afrika. Kemudian negara di Timur Tengah, Balkan dan Kaukasus, Asia Tengah, Asia Barat, serta Asia Timur-Tenggara,” kata Faradiba, Senin (14/6/2021).


Keluarga prasejahtera di wilayah Mbale, Uganda menerima daging kurban dari masyarakat Indonesia. (ACTNews/Yusnirsyah Sirin)

Benua Hitam menjadi target distribusi paling banyak dikarenakan permasalahan pangan di wilayah tersebut amat kompleks. Melalui kurban, Global Qurban-ACT berikhtiar meredam krisis tersebut dengan distribusi daging terbaik. Kondisi di sejumlah negara di Afrika semakin diperparah dengan konflik keamanan dan krisis kesehatan.

“Seperti di Somalia, konflik sipil telah terjadi sejak sekitar tahun 90-an. Selain itu, tahun 2020 terjadi bencana banjir yang berdampak pada 919 ribu jiwa, serta 144 ribu hektare lahan pertanian. Ditambah juga wabah hama belalang yang menyerang lahan pertanian tersebut,” jabar Faradiba memberi contoh.

Lain di Afrika, lain di Timur Tengah. Negara-negara di sana banyak mengalami peperangan sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakatnya. Secara khusus, Global Qurban-ACT akan menyembelih kurban untuk warga Palestina, pengungsi Suriah, dan Yaman.

Selain itu, ada juga negara di wilayah Balkan yang masih berjuang untuk pemulihan kehidupan seperti Bosnia dan Herzegovina. Negara ini baru saja lepas konflik pada dekade 90-an lalu.

Lebih dari setengah pemuda Bosnia dan Herzegovina, atau 57,5 persen dari populasi berada dalam jurang pengangguran. Ditambah pandemi Covid-19 saat ini ikut menggerus ekonomi mereka, sehingga semakin mempersempit lapangan pekerjaan.

Faradiba berharap, kurban para dermawan Indonesia dapat menyapa mereka semua pada tahun ini. “Ada jutaan penerima manfaat yang akan kita sasar. Kami berharap doa dan dukungan para dermawan, agar kurban kita pada Iduladha tahun ini dapat membahagiakan mereka,” pungkas Faradiba.[]