Global Wakaf-ACT Latih Pelaku UMKM Hitung Cermat Keuangan Usaha

Global Wakaf-ACT menggelar pelatihan pencatatan keuangan sederhana bagi puluhan UMKM di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Lewat pelatihan ini, diharapkan para peserta bisa mengatur keuangannya serta menyisihkan keuntungan untuk diri mereka sendiri setiap bulan.

pelatihan umkm act
Puluhan peserta antusias mengikuti jalannya kegiatan serta berbagi satu sama lainnya. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, TANGERANG – Global Wakaf-ACT menggelar pelatihan pencatatan keuangan sederhana bagi puluhan pelaku usaha dan juga penerima manfaat program Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia (UMI) di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Pelatihan ini digelar di Kantor Kecamatan Cibodas pada Kamis (27/5/2021).

“Lebih spesifiknya itu perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), kemudian biaya operasional serta satu bulan, serta margin dan keuntungan yang mereka dapatkan selama satu bulan. Harapannya teman-teman penerima manfaat itu bisa menghitung secara benar terkait dengan usahanya,” kata Utomo Pranoto dari Tim Wakaf Entepreneur Academy.

Pranoto yang bertugas sebagai pelatih para peserta hari itu mengatakan, banyak pelaku UMKM yang belum menyadari bahwa mereka mesti menargetkan dan menyisihkan dahulu gaji mereka sendiri setiap bulan. Sehingga, apa yang diperoleh dari para pelaku UMKM adalah sisa keuntungan yang sudah terpakai dan keuntungannya pun tidak tercatat.

“Kita ingin mereka itu mengalokasikan gaji mereka sendiri di situ. Jadi jangan sampai mereka enggak dibayar untuk usaha yang mereka sendiri lakukan. Itu misi utama yang kita ingin capai dari pelatihan kali ini,” jelas Utomo.


Dengan adanya pelatihan ini, harapannya para peserta dapat menghitung keuntungan mereka dengan benar. (ACTNews/Reza Mardhani)

Pelatihan tersebut dapat hadir juga berkat kolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Pemerintah Kecamatan Cibodas, dan komunitas UMKM Cibodas Jasa. Para peserta sendiri antusias dengan materi-materi yang diberikan dari para pelatih serta pendamping.

Salah satunya adalah Maria, pengusaha jamu dan minuman herbal jenis lain di wilayah Cibodas. Penerima manfaat Wakaf Modal UMI ini cukup sering mengikuti pelatihan serupa dan hari itu ia mengaku mendapatkan ilmu baru dari pelatihan ini, di samping modal yang pernah diberikan.


“Alhamdulillah, ada Global Wakaf-ACT jadi usaha kecil seperti saya ini bisa terus berjalan di masa pandemi ini, Jadi enggak usah mengeluh, berhenti, atau rugi, jadi kita bisa selalu berusaha,” ujar Maria di akhir pelatihan yang ia ikuti.

Pelatihan untuk para UMKM sendiri merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh Global Wakaf-ACT kepada para penerima manfaat Wakaf Modal UMI. Di samping pelatihan dan bantuan modal usaha, pendampingan rutin juga terus diberikan untuk mendorong UMKM untuk terus berjalan di tengah sulitnya masa pandemi. []