Global Wakaf dan Henan Putihrai Sekuritas Luncurkan Wakaf Saham

Selain untuk mempermudah cara berwakaf, kerja sama ini juga untuk memperkuat edukasi wakaf kepada masyarakat ke depannya.

Global Wakaf dan Henan Putihrai Sekuritas Luncurkan Wakaf Saham' photo
Penekanan bel peluncuran produk Wakaf Saham antara Global Wakaf dan Henan Putihrai di Bursa Efek Indonesia. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA - Global Wakaf bersama dengan Henan Putihrai Sekuritas meluncurkan produk Wakaf Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (10/10). Peresmian peluncuran Wakaf Saham ditandai oleh penekanan tombol tepat pukul 09:00 WIB saat perdagangan dimulai.

Syahru Aryansyah selaku Direktur Global Wakaf mengatakan, peluncuran Wakaf Saham salah satunya bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terkait ragam dan maslahat wakaf produktif. Nantinya Global Wakaf akan menyinergikan hasil pengelolaan saham yang diwakafkan dengan portofolio ekonomi yang telah dikelola Global Wakaf selama ini.

“Contohnya kita bangun agro industri, seperti Lumbung Pangan Wakaf. Bisa kami bangun rice mill, pabrik beras. Kemudian di hilirnya kami bangun distribution channel, masuk ke warehouse, kami salurkan ke minimarket yang kami bangun dan kami sebut dengan Ritel Wakaf. Jadi kami dari hulu ke hilir dari sisi pangan, contohnya seperti itu,” kata Syahru.

Kerja sama dengan para sekuritas seperti Henan Putihrai Sekuritas ini, kata Syahru, juga sebagai cara untuk menggandeng para investor. Terutama ketika saham tersebut diwakafkan, investor tidak hanya akan berinvestasi di dunia, tapi juga di akhirat. Semakin banyak para investor yang dapat digandeng, maka semakin besar portofolio yang dapat dikelola.


Pertukaran cinderamata sebagai simbol kerja sama antara Global Wakaf dan Henan Putihrai. (ACTNews/Reza Mardhani)

“Jika dikalikan sekian puluh ribu investor kan nilainya akan besar sekali devidennya dan kita akan bangun ekonomi produktif dengan sangat masif. Global Wakaf memiliki perencanaan bahkan hingga 25 tahun ke depan. Ekonomi produktif apa yang ingin kita bangun, dampaknya terhadap GDP Indonesia seperti apa, dampaknya kepada ekonomi global seperti apa,” Kata Syahru.

Mohammad Yunus selaku Direktur Eksekutif Henan Putihrai Sekuritas mengatakan, V]visi dan misi Global Wakaf banyak yang sejalan dengan perusahaannya. Oleh karenanya, perusahaan sekuritas tersebut memilih menggandeng Global Wakaf sebagai nazir. Potensi pasar modal syariah yang cukup besar membuat keduanya berencana untuk lebih meluaskan edukasi wakaf kepada publik.

“Rencana kita akan bekerja sama juga dengan Global Wakaf untuk mengadakan edukasi dan sosialisasi kepada para donatur yang mungkin terdaftar di Global Wakaf. Selain itu juga kami akan menggunakan sosial untuk menggencarkan lagi promosi produk-produk donasi kami,” kata Yunus.

Pihak BEI juga mengaminkan bahwa jumlah investor pasar modal syariah terus menjanjak selama ini. Menurut Irwan Abdalloh selaku Kepala Divisi Pengembangan Pasar modal Syariah BEI, memang pertumbuhan investor pasar modal syariah tidak terlalu besar, namun selalu menjanjak setiap tahunnya.

“Jadi total investor syariah per bulan September 2019 lalu itu 61.130 (orang). Itu rasionya 5,7% dari total investor. Growth-nya 37% karena tahun kemarin itu 44.536 (orang). Itu jumlah year to date. Sekitar 30% di antara para investor ini aktif. Kita berharap sampai akhir tahun sampai ke 70.00 orang,” kata Irwan.

Irwan menjelaskan bahwa potensi Wakaf Saham ke depannya cukup besar. Namun, masalahnya justru bukan di potensi, tetapi di kesadaran masyarakat akan wakaf. Menurutnya, edukasi perlu dilakukan.

“Kita masih lemah sekali untuk awareness soal Wakaf Saham. Jangankan Wakaf Saham, Wakaf Cash saja masih susah. Hal ini karena banyak dari kita punya pemikiran, bahwa bicara wakaf itu bicara soal aset fixed seperti tanah, bangunan, pesantren, masjid. Jadi ketika kita kenalkan bahwa uang juga bisa diwakafkan, mereka bingung. Jadi edukasi itu yang perlu,” jelas Irwan. []

Bagikan

Terpopuler