Global Wakaf dan YP3I Lepas Bantuan untuk Masyarakat, Gubernur Jatim: Terima Kasih Telah Memberikan Optimisme

Bantuan pangan yang diberikan berupa 100 ton Beras Wakaf dan 10 ribu karton Air Minum Wakaf. Bantuan tersebut rangkaian dari program unggulan Wakaf Sawah Produktif.

Armada bantuan pangan untuk masyarakat Jawa Timur yang keberangkatannya dilepas langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa, Ahad (27/12), di Surabaya. Bantuan pangan tersebut berasal dari kedermawanan masyarakat yang disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap. (ACTNews/Eko Ramdani)

ACTNews, SURABAYA - Global Wakaf-ACT bersama Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I) menyalurkan bantuan pangan untuk Masyarakat Jawa Timur dan korban bencana melalui pesantren. Dalam acara pelepasan yang digelar di Gedung Grahadi, Ahad (27/12), hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan perwakilan pengurus Barisan Ansor Serbaguna Nahdhatul Ulama (Banser NU) yang akan membantu distribusi bantuan.

Bantuan pangan yang diberikan berupa 100 ton Beras Wakaf dan 10 ribu karton Air Minum Wakaf. Menurut Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin, bantuan tersebut rangkaian dari program unggulan Wakaf Sawah Produktif.

“Saat ini Global Wakaf-ACT dan YP3I sedang memulai pemberdayaan masyarakat dan petani dengan mengelola 500 hektare sawah wakaf di berbagai tempat di Jawa Timur. Alhamdulillah program ini kemarin kita luncurkan di Mojokerto,” ungkap Ahyudin.

Menurutnya, Wakaf Sawah Produktif merupakan bentuk semangat menjadikan bangsa Indonesia kembali sebagai bangsa yang berdaulat pangan. “Apalagi setelah berjumpa dengan Ibu Gubernur, makin membara spirit kita. Insyaallah dimulai dari Jawa Timur, bangsa besar ini akan memiliki kedaulatan pangan, tidak sekadar ketahanan pangan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, jika gerakan Wakaf Sawah Produktif ini menyebar masif, maka dimulai dari Jawa Timur, Indonesia berubah dari importir menjadi negara eksportir pangan halal. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, secara pribadi dirinya telah lama mengenal kiprah ACT. Menurutnya selama ini kerja kemanusiaan ACT dilakukan tanpa batas, bahkan menembus batasan benua dan negara.

“Karena itu, saat ini merupakan bentuk penyambungan program. Energi Global Wakaf-ACT, YP3I, dan seluruh santri Kiai Mahfudz Sobari menjadi energi baru yang dapat memberikan harapan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Khofifah menambahkan, ikhtiar yang dilakukan berbagai elemen bangsa ini sudah di jalur yang tepat dalam penyiapan kedaulatan pangan. Terutama proses pemberdayaan masyarakat agar terbantu dan ekonominya berkembang.

“Ini ketemu ekosistemnya, ada juga Santri Taruna Tani (SANTANI) yang menjadi penyemai produktivitas sektor pertanian. Terima kasih sudah memberikan optimisme,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum YP3I Marzuki Ali mengajak semua masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam gerakan wakaf. Karena lewat Global Wakaf-ACT dan YP3I, hasil pengelolaan wakaf akan dikembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan, itulah kehebatan pengelolaan dana wakaf.

“Karena itu saya memohon kepada Ibu Gubernur, kalau bisa seluruh ASN di Jawa Timur, diajak untuk berwakaf. Per bulan tidak perlu banyak, misalnya 50-100 ribu rupiah untuk berwakaf. Uang itu akan tetap ada di yayasan untuk dikelola,” ajak Marzuki. []