Global Wakaf Roadshow to USA (1): Silaturahim Dunia, Membangun Indonesia

Global Wakaf Roadshow to USA (1): Silaturahim Dunia, Membangun Indonesia

GlobalWakaf, WASHINGTON - Puji syukur kehadirat Allah SWT, akhirnya Tim Global Wakaf Roadshow menjejakkan kaki di negeri Paman Sam, tepatnya di Washington DC. Perjalanan yang harus kami tempuh sekitar 30 jam dengan terlebih dahuku transit di negara kaya minyak, Abu Dhabi.  Perjalanan panjang, dengan perbedaan waktu 11 jam,  di bulan suci Ramadhan 1437 H ini terasa seakan pesawat tak mau turun menjejak tanah.  Sesampainya di ibukota negeri impian itu, Washington DC, Tim Global Wakaf Roadshow to USA dijemput oleh mantan Presiden Indonesian Moslem Association in America (IMAAM) dan  anggota jamaah masjid Moslem Community Center (MCC) dan Indonesian Diaspora yang sudah menetap di USA. 

Tim kemudian menyempatkan untuk sejenak meluruskan punggung dan melepas penat di Washinton selama 6 jam, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke North Carolina. Di negara bagian yang terletak di pesisir Samudra Atlantik bagian tenggara Amerika Serikat ini, jamaah pengajian North Carolina telah menunggu Ustadz Muhammad Jabal Alamsyah, Lc., MA., untuk belajar ilmu mawarits. Ini satu cabang ilmu dalam Islam yang ketika penulis belajar di bangku kuliah dulu menjadi ilmu yang terasa sulit dikuasai, dan mata kuliah yang tak digemari oleh mahasiswa. Namun, karena sentuhan tangan dingin Ustadz Muhammad Jabal Alamsyah, ilmu mawarits ini seperti magnit yang mempunyai daya pikat luar biasa bagi para pendengarnya.

Di Washington, kami sempatkan mengunjungi Masjid ADAMS Center di Virginia, sebuah masjid yang komunitasnya begitu luar biasa banyak, dan sangat terasa ghirah ber-Ramadhan terlihat di sini. Kami ikut menunaikan ifthar di masjid yang sore itu dihadiri oleh sekitar 500an jamaah. Waktu berbuka (Maghrib) di negara bagian Virginia adalah 20:38 dan Isya’ 22:12, dan waktu fajar 04:10.  Usai berbuka mampir bersilaturahmi ke rumah Presiden IR-USA, dan menunaikan sahur di rumah beliau. Usai bersahur, pukul 03:30 AM Tim Global langsung melanjutkan perjalanan ke Reagan Airport untuk menyongsong American Airlines, pesawat yang akan mengantarkan kami ke tujuan roadshow pertama yaitu Kota Raleigh, di negara bagian North Carolina.

Di dalam bandara, antrian mereka yang ingin bepergian terlihat luar biasa. Antrian ini dikarenakan sistem pengamanan di bandara Amerika Serikat jauh lebih ketat dari negara-negara yang pernah penulis kunjungi.  Setelah bersabar dengan antrian panjang,  akhirnya terbang menuju North Carolina dengan waktu tempuh 1 jam 30 menit. Akhirnya, hari Jum’at (2/6)  pukul 07:40 AM Tim tiba di negara bagian pertama, dimana Ustadz Muhammad Jabal Alamsyah harus memberikan tausiyah ilmu mawarits untuk jamaah pengajian Ar-Rayyan di North Carolina.

Kelas jamaah khusus (private class) telah menanti Ustadz Muhammad Jabal pada jam 11.00, dan dijadwalkan kelas akan berlangsung hingga pukul  13.00. Kelas berlangsung di salah satu kediaman jamaah, yakni Aspira, seorang diaspora yang telah menikah dengan pria berkebangsaan Turki. Kediaman beliau di Kota Raleigh ini, jika ingin membandingkannya dengan pemukiman di Ibukota Jakarta, berada di sebuah lingkungan premium. Kelas khusus ini adalah permintaan khusus dari jamaah untuk Ustadz Jabal agar menyampaikan bagaimana pentingnya ilmu mawarists lebih 'khusyuk'. Ramadhan Kariim! Nantikan kabar silaturahmi Tim Global selanjutnya.[]

Penulis: Mohammad Faisol Amrullah
 

Tag

Belum ada tag sama sekali