Global Zakat-ACT Apresiasi Perjuangan 54 Guru di Pekalongan

Acara pemberian apresiasi itu terselenggara di TK Islam Terpadu (IT) Al Fikri, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Acara turut dihadiri juga oleh Ketua DPRD Kota Pekalongan.

Global Zakat-ACT Apresiasi Perjuangan 54 Guru di Pekalongan' photo
Guru-guru yang mendapatkan apresiasi adalah mereka yang telah mengabdi lebih dari 5 tahun. (ACTNews/Gun Andriy)

ACTNews, PEKALONGAN - Program Sahabat Guru Indonesia dari Global Zakat-ACT kembali memberikan apresiasi berupa Biaya Hidup Guru pada 54 guru se-Kota dan Kabupaten Pekalongan. Acara terselenggara di TK Islam Terpadu (IT) Al Fikri, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Dalam acara yang diselenggarakan pada Rabu (11/12) lalu, turut hadir juga Ketua DPRD Kota Pekalongan, tokoh masyarakat setempat, dan perwakilan dari Dinas Pendidikan. Apresiasi diberikan untuk para guru yang telah mengabdi selama lebih 5 tahun di dunia pendidikan. Para guru ini berjuang untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa, khususnya dalam dunia pendidikan Islam.

Ustaz Mudlirin adalah salah satu potret guru itu. Ia adalah ustaz yang mengabdikan diri mengajar anak-anak difabel untuk mengaji. Rumahnya dahulu menjadi tempat berkumpul para muridnya untuk belajar baca tulis Alquran, namun terjangan banjir rob harus menjadi ujian besar bagi perjuangannya.

Rumahnya sebagian besar hancur, namun tidak menyurutkan semangatnya untuk mengajar. Ia Menjemput bola. Datang dari satu rumah ke rumah murid lain dilakukannya hampir setiap hari agar tetap bisa mengamalkan ilmu yang dimilikinya.


Salah satu perwakilan dari guru menerima apresiasi melalui program Sahabat Guru Indonesia dari Apiko Joko Mulyono selaku perwakilan dari ACT dan Balgis Diab selaku Ketua DPRD Kota Pekalongan. (ACTNews/Gun Andriy)

“Saya berharap program ini berkelanjutan sehingga bisa turut dirasakan oleh guru lain yang senasib dengan saya agar semua turut merasakan rezeki yang sama” ujar Mudlirin.

Apiko Joko Mulyono selaku Penanggung Jawab Program Sahabat Guru Indonesia mengatakan, program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan guru bergaji rendah. 

Sahabat Guru Indonesia diresmikan bersamaan dengan peringatan Hari Guru Nasional pada 25 November 2019 lalu. Global Zakat-ACT menargetkan sebanyak 1.000 guru di Indonesia menjadi penerima manfaat dari program ini.

"Sampai saat ini sudah 50 persen yang mendapatkan bantuan dari Sahabat Guru Indonesia. Bantuan ini kita berikan dalam bentuk uang intensif," jelas Apiko.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pekalongan Balgis Diab mengapresiasi program ACT. Balgis mengatakan, DPRD Kota Pekalongan akan terus mendukung kegiatan Sahabat Guru Indonesia.

"Kegiatan hari ini merupakan kegiatan Global Zakat-ACT yang pertama dilakukan di Kota Pekalongan. Kami berharap, bantuan yang diberikan kepada guru PAUD dan TK akan lebih memotivasi dan menyemangati untuk perkembangan pendidikan PAUD ataupun TK di Kota Pekalongan," ungkap Balgis. Pihaknya juga berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan. []

Bagikan