Hampir Tujuh Juta Penduduk Sudan Derita Krisis Pangan Akut

Setelah lebih dari lima tahun konflik membuat Sudan Selatan menjadi salah satu negara paling rawan pangan di dunia. Hampir 7 juta orang akan menghadapi krisis pangan skala (IPC) tiga.

Hampir Tujuh Juta Penduduk Sudan Derita Krisis Pangan Akut' photo

ACTNews, NARUS – Denis Ogwal, relawan medis Badan Anak PBB (UNICEF) untuk Sudan Selatan, sudah berkali-kali melakukan pemeriksaan kesehatan untuk anak-anak. Miris, hampir semua pasien yang ia periksa mengalami gizi buruk. Angka medline, pengukur lingkar lengan dan kepala, menunjukkan warna kuning: pasien balita itu terindikasi terlalu kurus, lingkar lengan balita itu lebih kecil dari batas normal ukuran balita di usianya.

“Malnutrisi benar-benar berdampak buruk pada anak-anak. Malnutrisi akar dari stunting, malnutrisi membuat anak-anak gagal berkembang, terutama otak anak. Malnutrisi bisa menjadi kematian bila tidak mendapat perhatian dini,” terang Ogwal kepada UNICEF, pertengahan Mei lalu.

Program Pangan Dunia (WFP) menyebutkan, 6,9 juta orang atau lebih dari 60 persen penduduk Sudan Selatan tidak tahu dari mana makanan selanjutnya akan mereka peroleh pada periode puncak kelaparan Mei-Juli ini.

Menurut WFP, indikasi ini menujukkan semakin banyak orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan demi menghentikan penderitaan jiwa pada tahun 2019.

Sudan Selatan menghadapi kerawanan pangan yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat dampak jangka panjang dari konflik sipil yang pecah sejak 2013. Belum lagi, krisis ekonomi terus menghancurkan kehidupan dan mata pencaharian masyarakatnya.

Berdasarkan skala Integrasi Keamanan Pangan (IPC), jumlah orang yang telah berada di skala 3-kekurangan pangan dan krisis mata pencaharian dan skala 4-krisis kemanusiaan IPC, meningkat setiap tahun sejak 2013.

Pada 2015, Uni Afrika merilis data rata-rata produksi daging dan susu untuk konsumsi dalam negeri Sudan Selatan amat rendah. Rata-rata, hanya sekitar 8,52 kilogram daging sapi, 1,13 kilogram daging domba, dan 1,1 kilogram daging kambing dikonsumsi setiap orang sepanjang 2013. []

Bagikan