Harapan Fathur Hidupkan Aktivitas Masyarakat dan Musala Melalui Wakaf

Dengan mewakafkan tanah seluas 190 meter persegi, Fathur Rohman seorang pengusaha properti dari Jawa Timur, berharap tanah yang akan ia wakafkan dan rencananya dibangun menjadi musala nantinya, dapat bermanfaat untuk masyarakat. Terutama untuk peribadatan dan kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya.

Serah terima Piagam Ikrar Wakaf dari Global Wakaf - ACT kepada Fathur. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, MALANG – Sebagai pengusaha properti dengan nama perusahaan Panderman Land, Fathur Rohman memiliki beberapa tanah yang memang kosong sedari awal. Ia pertama kebingungan ke mana tanah itu akan ia amanahkan agar dapat diberdayakan dengan baik untuk masyarakat. Sampai akhirnya ia bertemu dengan Global Wakaf – ACT Malang.

“Sebenarnya memang sudah dicanangkan untuk wakaf. Selama ini kami bingung, siapa yang bisa mengelola dengan baik? Lalu bertemu dengan ACT Malang, di sana kita sharing kira-kira apa yang bisa diwakafkan dan apa yang bisa kita berdayakan untuk umat. Alhamdulillah langsung disurvei, dan cocok untuk basecamp (para relawan),” kata Fathur ditemui setelah helatan Waqf Business Forum di Malang, Jawa Timur pada Ahad (22/11) lalu.

Fathur yang juga tergabung dalam Gerakan Sedekah Jumat ini kemudian berharap bahwa tanah seluas 190 meter persegi yang diwakafkan itu tidak hanya akan jadi musala semata, tetapi juga dengan berbagai kegiatannya. Seperti halnya yang ia ketahui pada zaman Rasulullah, peran masjid sangat beragam.


Fathur ketika menceritakan kisah wakafnya kepada ACT News. (ACTNews/Akbar)

“Yang pasti ingin lebih berguna dan bermanfaat untuk umat. Dan bukan hanya tempat ibadah, tapi bisa diberdayakan sebagai ajang silaturahim teman-teman juga (relawan). Untuk mengatur strategi, berdiskusi dan lain sebagainya. Karena fungsinya masjid bukan hanya tempat ibadah saja, tapi bagaimana kita mengatur umat di situ. Kalau di zaman Rasulullah seperti itu. Bahkan ada tamu juga di sana,” harap Fathur.

Lewat acara Waqf Business Forum juga, khazanah Fathur makin luas soal wakaf. Banyak inspirasi dan pelajaran yang ia dapat pada hari itu, sehingga berharap edukasi semacam ini dapat semakin digerakkan dan memantik semangat masyarakat untuk mengembangkan wakaf.


“Harapannya semakin digalakkan dan sangat bersyukur sekali punya Global Wakaf – ACT. Karena sudah global dan di mata masyarakat sudah dipercaya. Karena kan oke, kita sudah sadar untuk berwakaf. Tapi siapa yang kira-kira bagus untuk mengelola badan wakaf ini. Dan ketika kita mau berwakaf, ada Global Wakaf – ACT,” jelas Fathur.

Tak ketinggalan, ia pun sempat mengajak para audiens pada acara tersebut untuk menyalurkan wakaf terbaiknya bagi kemajuan masyarakat. “Kalau kita mau mengulik dan berpikir ternyata banyak juga yang bisa kita manfaatkan untuk umat. Kalau mungkin tidak bisa diwakafkan secara langsung semuanya, bisa juga manfaatnya diwakafkan. Misalnya punya aset tanah, bisa diwakafkan tanahnya, kemudian punya uang bisa diwakafkan manfaatnya. Dan insyaallah nanti kekal di akhirat (pahalanya),” pungkas Fathur. []