Harga Pangan Dunia Capai Level Tertinggi 10 Tahun Terakhir

Data Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) menunjukkan harga pangan dunia melonjak 28 persen, atau yang tertinggi dalam satu dekade terakhir.

harga pangan naik
Ilustrasi. Harga pangan yang naik, membuat kerawanan pangan meningkat. (Dok. United Nations)

ACTNews, JAKARTA – Dalam laporan yang diterbitkan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) pada awal Januari lalu, indeks harga pangan rata-rata dunia berada di poin 125,7, atau naik 27,6 poin dibanding tahun sebelumnya. Poin tersebut naik 28,1 persen, menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

Indeks ini berdasarkan riset FAO terhadap harga pasar internasional dari berbagai komoditas pangan. Beberapa bahan pangan utama yang mengalami kenaikkan cukup signifikan yaitu, sereal (gandum), susu, daging, gula, dan minyak nabati.

Ekonom senior FAO, Abdolreza Abbassian menyatakan, kemungkinan terjadinya kestabilan harga pangan pada 2022 cukup sulit. Menurutnya, berbagai permasalahan global telah menyebabkan produk pangan di berbagai sektor mengalami penurunan.

“Pandemi global yang sedang berlangsung, dan kondisi iklim yang semakin tidak pasti, menyisakan sedikit ruang untuk optimisme tentang kembalinya kondisi pasar yang lebih stabil bahkan pada tahun 2022,” kata Abbassian.

Kenaikkan harga pangan ini pun berpotensi meningkatkan jumlah penderita kelaparan akut di dunia. Jutaan masyarakat dunia–yang mayoritas adalah pengungsi, terancam kehilangan nyawa karena kelaparan.[]