Haru Nenek Marauleng Menerima Paket Pangan Menjelang Ramadan

Luapan rasa syukur Marauleng tidak terbendung saat dikunjungi relawan MRI Luwu, Sulawesi Selatan. Nenek sebatang kara di Desa Sampano, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu tersebut sangat berterima kasih mendapatkan bantuan pangan untuk Ramadan.

Nenek Marauleng dan Relawan MRI Luwu Nurfadilah Arif (kanan), Jumat (24/4). Marauleng tinggal seorang diri di usia senjanya. (ACTNews)

ACTNews, LUWU Wajah Marauleng yang termakan usia sontak memancarkan kebahagiaan, tatkala tim ACT Sulawesi Selatan dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Luwu memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok. Nenek berusia 89 tahun ini langsung mendekap relawan. Untaian kata terima kasih berulang kali ia ucapkan.

Luapan rasa syukur Marauleng bukan tanpa alasan. Di usia senja, Marauleng tinggal sebatang kara di rumah yang berdinding papan kayu nan reyot, di Dusun Sampano, Desa Sampano, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

"Terima kasih nak, bersyukur sekali karena masih ada orang-orang yang selalu berbuat baik," tutur Marauleng, Ahad (18/4).

Untuk mencukupi kebutuhan harian, Marauleng hanya mengandalkan bantuan para dermawan. Ia bukan tidak memiliki keluarga, anak perempuannya tinggal jauh di Kalimantan dekat perbatasan Indonesia-Malaysia yang kini sudah putus kontak. Rindu pada anaknya acapkali ia sampaikan di tengah perbincangan.

Nurfadilah Arif, relawan ACT MRI Luwu yang menyerahkan langsung bantuan, prihatin atas keadaan Marauleng. Dapur dan toiletnya perlu perbaikan. Atap rumahnya yang bocor, kebutuhan air yg hanya diambil dari tetangga dan mesti diangkat. Kebutuhan listrik pun nyambung dari tetangga. Kami berharap perhatian dari semua pihak untuk pemenuhan kebutuhan nenek Marauleng,” kata Nurfadillah.

Bantuan yang diberikan adalah paket pangan yang dari Program Bantuan Masyarakat Miskin ACT MRI Luwu. Ketua MRI Luwu Haidir Arifin mengatakan, bantuan untuk Marauleng berasal dari patungan relawan MRI Luwu dan sumbangan dari para dermawan yang mempercayakan donasinya kepada MRI Luwu.

Dengan bantuan yang kami berikan, Marauleng pun tak khawatir soal pangan selama Ramadan. Marauleng adalah salah satu dari sekian banyak masyarakat prasejahtera yang perlu perhatian dan bantuan,” pungkas Khaidir.[]