Haru Nimah Rasakan Air Bersih Setelah Puluhan Tahun Gunakan Air Sungai

Sejak lama Sungai Ciherang yang melintas di Kampung Cabangdua, Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi airnya dimanfaatkan warga, mulai dari urusan kakus hingga wudu. Namun, kini kebahagiaan dirasakan warga setempat sejak hadirnya Sumur Wakaf dan fasilitas MCK.

Warga menggunakan air bersih yang mengalir dari kedalaman 102 meter di bawah tanah, di Musala Nurul Huda, Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN BEKASI Nimah (67), tak kuasa menahan haru bahagia setelah akhirnya bisa merasakan dan menggunakan air bersih yang keluar dari kedalaman 102 meter di bawah tanah. Suaranya terdengat bergetar, disusul air mata yang menetes dari bola matanya. Seumur-umur, Nimah baru kali ini bisa mengakses air bersih. Pasalnya, warga asli Kampung Cabangdua, Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi ini selalu menggunakan aliran Sungai Ciherang yang mengalir di kampungnya. Air sungai ini jadi satu-satunya sumber air untuk kampung tersebut.

Nimah hafal betul bagaimana ia biasa melakukan aktivitas mandi, mencuci, kakus, bahkan berwudu menggunakan air sungai. Pernah suatu waktu, ketika ia mengikuti salat jemaah di musala di sekitar rumahnya, Nimah harus ke sungai yang jaraknya sekitar 10 meter dari lokasi tempat ibadah tersebut. Karena itu, tak jarang ia sering tertinggal rakaat salat jemaah.

“Dari dulu pakai air kali, mulai dari buang air besar, kecil, sampai wudu. Mau gimana lagi, enggak ada sumber air lain,” ungkap Nimah, Jumat (5/12).

Kini, kebahagiaan terpancar dari wajah Nimah dan warga Kampung Cabangdua lainnya setelah adanya Sumur Wakaf dan fasilitas MCK yang Global Wakaf-ACT bangun. Air dari sumur sedalam 102 meter ini pun bisa masyarakat rawat dengan baik dan dimanfaatkan secara gratis, mulai dari untuk urusan kebersihan hingga ibadah.

“Ada Sumur Wakaf sama fasilitas MCK bakal memudahkan warga buat ibadah ke musala karena enggak perlu jauh-jauh ke sungai buat wudu,” ungkap Nimah.

Sumur Wakaf yang dibangun di Kampung Cabangdua bertempat di Musala Nurul Huda. Telah selesainya pembangunan dan resminya penggunaan fasilitas umum ini dilakukan oleh Kepala Cabang Global Wakaf-ACT Bekasi Ishaq Maulana bersama wakif.

“Rampungnya pembangunan sumur yang dalamnya sampai ratusan meter ini menjadi momentum mewujudkan desa dan ibadah lebih baik kondisinya,” harap Ishaq, Jumat (5/12).

Di Bekasi sendiri, tambah Ishaq, masih banyak warga yang membutuhkan akses air bersih yang layak dan mudah. Masyarakat luas bisa mengambil peran untuk aksi kebaikan ini dengan menyalurkan sedekah terbaiknya. “Sedekah bisa disalurkan melalui laman resmi Indonesia Dermawan. Mari kita wujudkan kebahagiaan masyarakat lewat air dari sumber yang layak,” ajaknya.[]