Hidangan Bergizi Temani Iftar Pasien dan Tenaga Medis di Mali

Ramadan ini, silaturahmi dengan saudara di Mali diawali dengan hidangan iftar bagi tenaga medis dan pasien Rumah Sakit Quartier di Kota Bamako.

Relawan tengah menyiapkan hidangan iftar bagi tenaga medis dan pasien di Rumah Sakit Quartier, Bamako, Mali, Selasa (29/4). (ACTNews)

ACTNews, BAMAKO – Suasana sore cukup ramai di halaman Rumah Sakit Quartier, Bamako, Mali, Selasa (29/4). Hari itu memang tidak biasa. Sejumlah relawan tampak sibuk mengaduk isi kuali di halaman rumah sakit. Sebagian relawan yang lain mengisi satu per satu tempat makan dengan potongan sayur dan daging.

Sejumlah 300 hidangan iftar tengah disiapkan sore itu. Makanan bergizi yang terdiri dari sayur, daging, dan jus buah diperuntukkan bagi tenaga medis dan pasien di Rumah Sakit Quartier, Bamako.

Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Response  (GHR) – Aksi Cepat Tanggap menjelaskan, Mali menjadi salah satu negara tujuan program Solidaritas Kemanusiaan Dunia Islam (SKDI). Pada Ramadan ini, sejumlah program dilaksanakan untuk membantu masyarakat Mali.

“Sejak beberapa tahun lalu, Mali sudah menjadi negara tujuan program SKDI. Sejumlah dukungan kami berikan untuk saudara di Mali di kala Ramadan, antara lain bantuan hidangan iftar dan paket pangan,” kata Faradiba.

Belum lagi, dampak pandemi Covid-19 turut dirasakan masyarakat Mali di Ramadan kali ini. Bahkan, bagi sebagian pengungsi di Burkina Faso. Sekitar 900 kilometer dari Bamako, para pengungsi sudah terbiasa dengan tidak adanya makanan.

Karim Bamago (30) tidak akan makan pun setelah matahari tenggelam. Berkali-kali ia hanya buka puasa dengan minum. Dilansir dari Aljazeera, Karim mengatakan, bantuan makanan yang didistribusikan oleh sejumlah institusi pembantu tidak cukup. "Tidak mencukupi untuk semua orang, jadi beberapa tidak dapat," kata Karim, yang tinggal di sebuah kamp pengungsi di Barsalogho, sebuah kota di utara Burkina Faso, kepada Aljazeera. Selain makanan, air dan layanan kesehatan menjadi barang mahal bagi sebagian besar penduduk Mali.[]