Hiswana Migas DIY Dukung Penanggulangan Bencana di Nusantara

Di tahun 2021, bencana besar kerap melanda Indonesia dan membutuhkan uluran banyak pihak untuk menanggulangi dampaknya. Salah satunya ialah Hiswana Misgas DI Yogyakarta yang menyalurkan donasi terbaiknya melalui Aksi Cepat Tanggap.

Serah terima donasi
Serah terima donasi Rp50 juta dari Hiswana Migas DIY kepada ACT, Kamis (4/3/2021). (ACTNews)

ACTNews, BANTUL Sebagai wujud kepedulian penanganan bencana di tanah air, Hiswana Migas DI Yogyakarta menggelar serah terima bantuan di kantornya kepada Aksi Cepat Tanggap, Kamis (4/3/2021). Dana sebesar Rp50 juta yang merupakan hasil penggalangan kepedulian pengusaha-pengusaha Hiswana Migas DIY disalurkan untuk berbagai program kemanusiaan di bidang kebencanaan, khususnya untuk wilayah terdampak gempa di Mamuju dan Majene.

Bendahara Umum Hiswana Migas DIY Iwan Budiwanto mengatakan, donasi puluhan juta tersebut disalurkan melalui ACT untuk mendukung program pemulihan pascabencana. Menutur Iwan, di masa pemulihan seperti sekarang, warga masih membutuhkan bantuan. Hal tersebut karena ketika bencana harta benda banyak yang mengalami kerusakan dan ekonomi mereka terganggu.

“Melalui dana ini diharapkan bisa meringankan beban penyintas gempa,” ungkapnya saat melakukan serah terima.

Lebih rinci, Iwan menjelaskan, dana kemanusiaan yang terkumpul tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan masjid permanen di wilayah terdampak gempa Sulbar, dan selebihnya guna pengadaan tenda pleton yang bakal dipergunakan relawan Masyarakat Relawan Indonesia saat giat aksi kemanusiaan.

Sementara itu, Kepala Cabang ACT DIY Zainul Muttaqin menyebut, saat ini kondisi di Sulawesi Barat pascagempa mulai kondusif. Tak sedikit warga yang mulai kembali ke rumah mereka masing-masing, baik menempati rumah yang mengalami rusak ringan, maupun mendirikan tenda di sekitar rumah. Akan tetapi masih banyak juga penyintas yang bertahan di pengungsian karena rumah mereka mengalami kerusakan berat.

“Saat ini hunian serta perbaikan fasilitas umum sangat dinantikan warga, termasuk sarana ibadah,” ujar Zainul.

Di masa kebangkitan ini, ACT tengah menjalankan berbagai program pemulihan pascabencana. Pendistribusian kebutuhan pangan pun masih terus berlangsung, serta pembangunan hunian nyaman terpadu (ICS) di lapangan Dusun Sendana, Desa Botteng Utara, Simboro, Mamuju. Hunian ini bakal menggantikan tenda pengungsian yang tak layak huni.

“Pemulihan ekonomi juga tengah ACT ikhtiarkan melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia yang menyasar pelaku usaha kecil dan mikro,” tambah Zainul.[]