Humanity Careline Bantu Setyani yang Hadapi Dampak Pandemi Sendiri

Setyani tinggal sendiri. Ia telah kehilangan pekerjaan semenjak satu bulan lalu dan makin sulit lagi semenjak wabah corona. Ia memutuskan untuk menghubungi Humanity Careline untuk membantu kondisinya saat ini.

Pengendara ojek daring dari Humanity Careline memberikan satu paket beras kepada Setyani. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA – Setelah melewati beberapa gang dan dua rel kereta, seorang pengendara ojek daring akhirnya sampai di depan rumah Setyani untuk mengantarkan satu paket beras dari Humanity Careline ACT. Ia kemudian menyerahkan beras tersebut dan Setyani terlihat sangat senang menerimanya.

“Aduh, terima kasih banyak ini. Bantuannya bisa manjangin nyawa saya,” kata Setyani yang sedang duduk di depan rumahnya di Kelurahan Petamburan, Senin (20/4) sore itu.

Tepat di pinggir rel kereta api, Setyani (47) tinggal sendiri. Dia tak punya suami, pun anak. Orang tuanya juga tinggal jauh di Kota Solo, Jawa Tengah. Mendengar pandemi Covid-19, orang tuanya telah menyuruh ia pulang. Namun pandemi menghalangi.

“Orang tua menyuruh pulang, saya tidak mau. Orang tua bilang, ‘Di sana makan susah tapi kok tidak mau pulang? Keterlaluan banget’,” ujar Setyani sambil tertawa.


Setyani yang sedang duduk di depan rumahnya, memegang satu paket beras drai ACT. (ACTNews/Reza Mardhani)

Sudah satu bulan ini Setyani memang tak bekerja lagi. Tadinya ia mengasuh anak seseorang, namun tiba-tiba saja ia juga diberhentikan dari tempat itu. Permintaan orang-orang untuk membantu mencuci baju sekarang juga tak pernah lagi ia dapatkan.

“Sebelum corona juga sudah tidak bekerja. Apalagi sekarang, tambah-tambah (sulit). Saya sudah cari ke sana ke mari (tidak ada), sampai saya cari ke rumah susun juga. Sekarang seadanya saja. Ada beras sama mi instan atau kerupuk, ya sudah itu saja (yang dimakan),” jelas Setyani.

Keberuntungan datang karena ia mengenal Hartini, salah seorang yang aktif di masyarakat. Hartini sempat mendengar ada program Humanity Careline dari ACT dan memberitahu Setyani untuk mencoba menelpon nomor yang dimaksud. Bantuan beras dari Humanity Careline kemudian benar-benar sampai ke depan rumahnya.

“Ya Allah senang sekali saya, (bantuannya) memanjangkan umur. Pokoknya saya tidak bisa balas. Cuma Yang Kuasa yang bisa membalas. Saya berterima kasih banget, senang banget,” ungkap Setiyani.

Hartini juga senang dengan tim ACT yang secara tidak langsung mengantarkan bantuan ke warga tempat ia tinggal. Hartini, yang akrab disapa bunda oleh orang-orang sekitarnya, mengatakan ia menyuruh Setyani menelepon untuk membuktikan apakah Humanity Careline benar adanya.

“Saya bilang dia, coba dahulu, namanya usaha. Kemudian hari ini tim ACT benar-benar datang, saya  ikut senang. Karena banyak juga di sini warga yang membutuhkan seperti ada lansia yang sakit dan sudah tidak bisa berjalan lagi. Mungkin setelah ini, saya juga akan beritahu dia untuk menelepon di Humanity Careline,” kata Hartini.

Humanity Careline adalah program berbasis digital untuk memberikan layanan pengadaan pangan bagi warga terdampak wabah Covid-19. Program ini bekerja sama dengan pengemudi ojek daring dalam proses pengantarannya. Layanan Antar Pangan Gratis ini dilaksanakan sejak 17 April 2020 hingga penetapan masa darurat bencana wabah dicabut atau akan diperpanjang waktunya untuk melihat kondisi pasca pandemi. []