Humanity Food Car, Wujud Konsistensi Kebaikan Dermawan

Humanity Food Car menjadi representasi kedermawanan. Sabtu (31/8), program ini hadir bagi para buruh di Pasar Pagatan, Kalimantan Selatan.

ACTNews, BATULICIN – “Kelaparan dan penderitaan tak mengenal waktu, maka kepedulian pun tak boleh surut”, adalah semangat yang tertanam dalam dada tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Setiap pekan, para relawan tidak kenal lelah membagikan pangan berupa nasi bungkus dan beras kepada masyarakat prasejahtera. “Kami hanya menjembatani kebaikan dermawan yang telah menitipkan amanahnya. Beginilah peran yang bisa diberikan oleh relawan,” ucap Ketua MRI Tanah Bumbu Anjar Sufangat saat mendistribusikan makanan siap santap, Kamis (31/8).

Konsistensi kebaikan dermawan yang diamanahkan kepada MRI-ACT Kalsel pun akhirnya berbuah manis. Kebaikan ini mewujud pada sebuah program bertajuk Humanity Food Car. Sabtu (31/8) menjelang siang, sebuah mobil meluncur ke Pasar Pagatan di Desa Pasar Baru Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu. Ratusan mata memandang heran seketika berbinar begitu mobil dibuka dan menyajikan hidangan makan siang lengkap dan lezat. “Ini semua gratis. Silakan dinikmati,” Anjar Sufangat memecah keheranan. 

Para tukang becak dan buruh yang berada di pasar tersebut segera menghambur mendekati Humanity Food Car. “Alhamdulillah pas banget untuk makan siang, terima kasih banyak ya,” kata Jauhari yang segera mengambil makanan dan duduk di atas becaknya. Seorang rekannya yang bernama Ali ikut mendekat dan mereka terlihat melahap dengan nikmat sajian makan gratis siang itu.


Kesan mendalam juga dirasakan para relawan, salah satunya Retno Melati Fatma Napsari. Perempuan yang kerap disapa Icha itu mengaku gembira dapat berkontribusi di program Humanity Food Car. “Senang banget bisa berbagi bersama MRI-ACT. Timnya ramah-ramah dan sangat komunikatif,” ungkap Icha yang juga pendiri Komunitas Jumat Menabung Pagatan. Icha berharap, kegiatan Humanity Food Car dapat berlangsung rutin karena sangat bermanfaat bagi masyarakat buruh di Pasar Pagatan.

Sebanyak 120 orang yang terdiri dari buruh dan tukang becak menikmati makan gratis Sabtu siang itu. Hal itu pun menjadi pemantik semangat ACT Kalimantan Selatan untuk terus berbagi. “Senyuman telah hadir melalui sepiring hidangan makan siang. Ini adalah kebaikan yang harus terus diabadikan karena kelaparan dan kesengsaraan masih sering terjadi bahkan tak kenal libur,” pungkas Kepala Cabang ACT Kalsel Zainal Arifin.[]