Humanity Food Truck 2.0 Sambangi Kampung Nelayan di Semarang

Humanity Food Truck 2.0 Sambangi Kampung Nelayan di Semarang

Humanity Food Truck 2.0 Sambangi Kampung Nelayan di Semarang' photo

ACTNews, SEMARANG - Dua hari berada di Semarang, armada Humanity Food Truck 2.0 milik Global Zakat-Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkesempatan menyambangi Kampung Nelayan di Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, Semarang, Senin (25/3).

Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang turut hadir pun mengapresiasi ikhtiar Global Zakat-ACT dalam memberi pelayanan. Hendrar juga sempat menyaksikan langsung ketika ribuan paket makanan sudah siap untuk dihidangkan.

“Hadirnya Humanity Food Truck 2.0 di tengah masyarakat ini merupakan inovasi yang kreatif dari Global Zakat-ACT. Truk sebesar ini dapat menempuh segala medan, maka kami berharap semakin luas dalam memberikan pelayanan, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan,” tambah Hendrar.

Semantara Kepala Cabang ACT Jawa Tengah Sri Suroto mengungkapkan, terkait lokasi implementasi sudah melalui tahap peninjauan sebelumnya. Katanya, program Humanity Food Truck 2.0 memang dirancang untuk menjadi solusi permasalahan pangan bagi warga yang masuk ke daftar penerima zakat.

“Setelah tim sambangi Tanjung Mas, kami jadi tahu bahwa memang benar sebagian besar masyarakat di sana berprofesi sebagai nelayan dengan tingkat kesejahteraan masih sangat minim,” jelas Sri.

Humanity Food Truck 2.0 Global Zakat-ACT secara reguler akan berkeliling ke berbagai wilayah di Jawa Tengah agar penyebaran manfaatnya merata. “Insya Allah, kami akan secara rutin berkeliling di berbagai wilayah kabupaten atau kota di Jawa Tengah pada Ramadan mendatang,” ujar Suroto.

Selain dapat memberikan manfaat terbaik di berbagai tempat, Humanity Food Truck 2.0 juga mengusung sejumlah keunggulan. Truk berjenis Hino 500 FG 235 JL itu sudah mampu memasak hingga kapasitas 21 kilogram beras dalam sekali masak. Terdapat pula dua kuali tekanan tinggi dan satu kuali tekanan rendah.

“Teknologi yang memadai memungkinkan tim kami untuk memasak dalam jumlah banyak dengan waktu relatif singkat, seperti halnya 1.000 paket makanan yang kita bagikan untuk warga Tanjung Mas siang ini,” pungkas Suroto. []

Bagikan