Humanity Food Truck Hadir di UII Yogyakarta

Pada Senin (2/12), Humanity Food Truck ACT menyambangi UII Yogyakarta. Ratusan porsi dibagikan ke warga kampus sebagai bentuk apresiasi karena aktifnya UII berkolaborasi dengan ACT dalam urusan kemanusiaan.

Humanity Food Truck Hadir di UII Yogyakarta' photo
Koki Humanity Food Truck memasak hidangan bergizi. (ACTNews)

ACTNews, SLEMAN – Layanan makan gratis dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali hadir di D.I Yogyakarta, Senin (2/12). Bertempat di Kampus Universitas Islam Indonesia (UII), 500 porsi  makanan disajikan. Proses memasak dilakukan menggunakan dapur yang ada di armada Humanity Food Truck.

Kepala Cabang ACT DIY Bagus Suryanto mengatakan, layanan makan gratis yang diadakan di kampus UII ini merupakan bentuk apresiasi ACT kepada pihak kampus yang telah banyak berperan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan bersama ACT.

“ACT bersama UII sudah sering melakukan berbagai aksi kemanusiaan, salah satunya ialah pendistribusian air bersih selama bencana kekeringan melanda Yogyakarta di tahun 2019 ini,” jelasnya.

Sebanyak 500 porsi makanan siap santap disajikan. Makanan ini dibagikan ke mahasiswa dan karyawan kampus. Proses memasak dibantu oleh tim Masyarakat Relawan Indonesia dan koki Humanity Food Truck. Truk berdapur ini dalam sekali masak bisa menyajikan maksimal hingga 1.500 porsi.

Rektor UII Fathul Wahid mengatakan, kolaborasi antara ACT dan UII ini sangat baik, khususnya dalam ranah kemanusiaan. Ia berharap kerja sama ini akan terus berlanjut. “Kegiatan di kampus ini semoga menjadi keberkahan bagi semuanya,” harap Fathul.

Fathul menambahkan, merespons konflik kemanusiaan yang terjadi di Palestina, UII berencana akan menyalurkan bantuan untuk Palestina melalui ACT. Langkah ini dilakukan demi membantu penduduk Palestina yang menjadi korban konflik.

Sebelumnya, Humanity Food Truck melalakukan aksi pembagian hidangan siap santap di Gunungkidul, tepatnya di Pesantren Anshorullah dan Masjid Suciati Saliman. Ratusan santri dan jemaah masjid menikmati hidangan ini.[]

Bagikan